Breaking News:

Berita Banda Aceh

Dukung Inklusi dan Literasi, FKIJK Gelar Kolaborasi Cerdaskan Bangsa

FKIJK menjadi salah satu garda terdepan dalam menjalankan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat

Editor: bakri
HUMAS BANK ACEH
Direktur Utama Bank Aceh, Haizir Sulaiman, memberi sambutan dalam Sosialisasi dan Edukasi Kolaborasi Aksi Cerdaskan Bangsa, di SMAN 1 Tapaktuan. Turut hadir pemateri dari Bank Aceh, Dr Dedy Novendi (kiri), Pemimpin Bank Aceh Cabang Tapaktuan, Afzal Ilmi, Staf Edukasi Perlindungan Konsumen OJK, Elsa Novira Reihanda, Kepala Cabang KB Bukopin Aceh, Sofyan Griantara, Penanggung Jawab Jasa Raharja Aceh Selatan, Andri Y, dan Pemimpin Bank Aceh Cabang Banda Aceh, Hendra Supardi. 

Direktur Utama Bank Aceh sekaligus Ketua FKIJK Aceh, Haizir Sulaiman, mengatakan, FKIJK menjadi salah satu garda terdepan dalam menjalankan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat.

"Kami bertekad memberikan program kerja yang produktif, tepat sasaran, dan bermanfaat secara langsung baik bagi masyarakat maupun bagi anggota menggunakan kekuatan kolaborasi sumber daya di industri jasa keuangan secara efektif dan efisien," jelasnya.

MENDUKUNG inklusi dan literasi keuangan di Aceh, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh menggelar Sosialisasi dan Edukasi Kolaborasi Aksi Cerdaskan Bangsa.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar dan mahasiswa dari sejumlah lembaga pendidikan yang ada di Aceh Selatan, Jumat (29/7/2022).

Kegiatan yang mengusung tema 'Wujudkan Generasi Muda yang Kreatif, Inovatif dan Inklusif' itu dilaksanakan secara serempak di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tapaktuan, Politeknik Aceh Selatan, serta SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Tapaktuan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh yang juga Pembina FKIJK Aceh, Yusri, mengatakan, kolaborasi di antara lembaga keuangan bank, nonbank, dan pasar modal yang tergabung dalam FKIJK memberikan peran penting dalam menyukseskan sosialisasi dan edukasi peran layanan jasa keuangan yang ada di Aceh sekaligus OJK selaku otoritas pengawas.

"Kehadiran FKIJK dalam sosialisasi dan edukasi di kalangan pelajar dan mahasiswa ini kita harapkan dapat mendorong inklusi dan literasi keuangan yang ada di Aceh melalui edukasi partisipatif di kalangan pelajar dan mahasiswa," harap Yusri.

Direktur Utama Bank Aceh sekaligus Ketua FKIJK Aceh, Haizir Sulaiman, mengatakan, FKIJK menjadi salah satu garda terdepan dalam menjalankan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat.

"Kami bertekad memberikan program kerja yang produktif, tepat sasaran, dan bermanfaat secara langsung baik bagi masyarakat maupun bagi anggota menggunakan kekuatan kolaborasi sumber daya di industri jasa keuangan secara efektif dan efisien," jelasnya.

Haizir mengungkapkan, FKIJK merupakan forum yang mewadahi pelaku usaha yang bergerak di industri jasa keuangan di Aceh.

"Melalui forum ini, kami sekaligus ingin membangun sektor jasa keuangan yang kontributif, stabil, dan berdaya saing dengan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat," timpal Haizir.

Baca juga: Dukung Inklusi dan Literasi di Kalangan Pelajar di Aceh, FKIJK Gelar Kolaborasi Cerdaskan Bangsa

Baca juga: Perpusnas Angkat Program Inklusi Sosial dalam Kongres Internasional

Ditambahkan, pelaksanaan sosialisasi dan edukasi di sejumlah lembaga pendidikan ini melibatkan industri jasa keuangan di Aceh, melalui audiensi yang atraktif dengan pelajar dan mahasiswa melalui materi yang relevan dengan perkembangan industri keuangan saat ini.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Provinsi Aceh, Dr Thasrif Murhadi SE MM dalam kunjungannya ke STAI Tapaktuan mengatakan, kegiatan kolaborasi mencerdaskan bangsa juga berperan penting dalam memberikan edukasi tentang investasi dan pasar modal.

"Kegiatan ini juga bisa mencegah maraknya investasi bodong di kalangan kampus dan masyarakat secara umum," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved