Breaking News:

Opini

Mobil Listrik Transportasi Masa Depan

Tantangan dan peluang dalam penerapan teknologi baru pasti akan selalu ada. Hal ini juga berlaku untuk pengadopsian mobil listrik di Tanah Air.

Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Dr Sarwo Edhy Sofyan, Dosen Prodi Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala (USK) dengan Fokus Riset Sustainable Energy Engineering. 

Hal ini dapat menyebabkan stres dan ketidaknyamanan selama perjalanan mengingat energi baterai yang dapat habis sewaktu waktu sehingga pengemudi mobil listrik dapat terjebak di suatu tempat.

Baca juga: Ini Klarifikasi Pemuda Minta Sedekah di Lhokseumawe, Turun dari Mobil Ganti Baju Koko Hingga Viral

Baca juga: Bandara Sultan Iskandar Muda Ditetapkan sebagai Pintu Masuk Perjalanan Internasional

Kondisi ini dapat dimitigasi dengan manajemen perjalanan yang baik. Chief Operating Officer Hyundai Motor Indonesia (Sindonews.com) menyarankan pengguna mobil listrik untuk terlebih dahulu mengestimasi jarak yang akan ditempuh serta memastikan sebaran stasiun pengisian di jalur perjalanan.

Namun hal ini hanya berlaku bila stasiun pengisian baterai sudah tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia, sedangkan saat ini stasiun pengisian daya hanya terpusat di wilayah Jawa dan Bali.

Isu Lingkungan

Mobil listrik dipandang sebagai kendaraan masa depan yang bebas emisi dan menjadi solusi jangka panjang terkait penyelamatan lingkungan. Hal ini didasari pada kenyataan mobil listrik tidak mengeluarkan emisi seperti pada mobil konvensional.

Pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar, terutama jika energi pengecasan mobil listrik masih berasal dari pembangkit listrik energi fosil. Teknologi mobil listrik yang ramah lingkungan dapat menjadi kenyataan apabila suplai energinya berasal dari pembangkit energi terbarukan seperti listrik tenaga surya.

Di samping itu, perencanaan daur ulang limbah baterai mobil listrik juga harus dipikirkan dengan matang oleh pemangku kebijakan untuk mencegah efek negatif terhadap lingkungan.

Dengan perencanaan yang matang pengadopsian mobil listrik di tanah air tentu dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Dapat diamati perkembangan mobil listrik di Indonesia baru pada tahap awal transisi. Dukungan dari berbagai pihak terutama Pemerintah dibutuhkan untuk mewujudkan program mobil listrik nasional.

Tantangan harga yang masih relatif tinggi dapat dimitigasi dengan kebijakan insentif dan subsidi dari pemerintah. Dengan kematangan teknologi mobil listrik di waktu yang akan datang, diperkirakan harga mobil listrik akan semakin terjangkau serta infrastrukturnya akan semakin baik.

Dengan grand plan dan road map yang jelas dari pemerintah, tentu program pengadopsian mobil listrik di Indonesia akan menjadi kenyataan di waktu yang akan datang.

*) PENULIS: Dosen Prodi Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala (USK) dengan Fokus Riset Sustainable Energy Engineering.

Email: sarwo.edhy@unsyiah.ac.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved