Breaking News:

Berita Aceh Besar

Awak Kapal China Alami Kecelakaan Kerja di Perairan Selat Malaka

Namun, saat berada di perairan Selat Malaka, korban mengalami kecelakaan kerja dan mengalami luka robek sekitar 12 Cm di bagian perut.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Foto: Dok. Tim SAR
Tim SAR melakukan operasi Medevac terhadap satu awak kapal asal China yang mengalami kecelakaan kerja di Perairan Selat Malaka, Rabu (3/8/2022) malam. 

Namun, saat berada di perairan Selat Malaka, korban mengalami kecelakaan kerja dan mengalami luka robek sekitar 12 Cm di bagian perut.

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Unit SAR Banda Aceh mengevakuasi satu orang awak kapal berbendera Panama Rei Wencay (39) kewarganegaraan China yang mengalami kecelakaan kerja di perairan Selat Malaka, Rabu (3/8/2022) malam.

Evakuasi itu dilakukan di perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan KN SAR Kresna. 

Kepala SAR Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain mengatakan, Rei Wencay menaiki kapal kapal cargo M/V Lin Hai 6 denganrute Singapura -Angola.

Namun, saat berada di perairan Selat Malaka, korban mengalami kecelakaan kerja dan mengalami luka robek sekitar 12 Cm di bagian perut.

Ia menjelaskan, dari kronologi kejadian korban sedang melakukan perbaikan peralatan kebersihan.

Tanpa disengaja salah satu peralatan yang digunakan korban mengenai perut, sehingga ia mengalami luka robek sepanjang lebih kurang 12 Cm dengan kedalaman 3 Cm. 

"Selanjutnya kapten kapal  melaporkan kejadian tersebut kepada Agen PT Sea Asih Line dan diteruskan ke Basarnas Banda Aceh," kata Harris, Kamis (4/8/2022).

Atas informasi tersebut, pada pukul 22.30 WIB Tim Rescue Basarnas Banda Aceh bersama unsur terkait bergerak ke titik Intercep menggunakan KN. SAR Kresna 232 untuk melakukan evakuasi medis terhadap korban.

Baca juga: Jemput TKI Aceh Tamiang yang Kecelakaan Kerja di Malaysia, Ini Pesan Anggota DPRA Asrizal H Asnawi

"Pukul 23.00 WIB KN. SAR Kresna 232 tiba di lokasi dan sandar kanan di kapal  M/V Lin Hai 6. Kemudian Tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas II Banda aceh memeriksa kondisi korban dan melakukan swab antigen di atas M/V Lin Hai 6," jelasnya.

Setelah dinyatakan aman oleh tim Medis kata Harris, Rescuer Basarnas Banda Aceh langsung mengevakuasi korban menggunakan tandu ke atas Kapal KN Sar Kresna 232 dan langsung membawa korban menuju Pelabuhan Ulee Lheue. 

"Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Zainal Abidin menggunakan ambulance Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas II Banda Aceh, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," pungkasnya. (*)

Baca juga: Mauri, TKI asal Aceh Tamiang yang Alami Kecelakaan Kerja di Malaysia Pulang Kampung Besok Pagi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved