Berita Banda Aceh
Sandiaga Uno Racik Roti Sele Samahani
Sandiaga berkunjung ke Gedung Dekranasda Aceh Besar di kawasan Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, dan lokasi kuliner River Walk Krueng Aceh
BANDA ACEH - Mengawali rangkaian kunjungannya ke Aceh pada Rabu (3/8/2022), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, berkunjung ke Gedung Dekranasda Aceh Besar di kawasan Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, dan lokasi kuliner River Walk Krueng Aceh di Peunayong, Banda Aceh.
Tujuannya, untuk berbagi kiat ke pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf).
Saat berada di Dekranasda Aceh Besar, Sandi menyempatkan diri meracik roti sele Samahani, yang merupakan salah satu oleh-oleh khas kabupaten itu.
Sandi tampak terampil membelah roti tawar dan kemudian mengoleskan selai manis.
Hasil racikannya pun diminta cicipi kepada seorang pelaku UMKM yang hadir ke tempat tersebut.
Aksi Sandiaga itu pun mengundang tawa dan tepuk tangan dari tamu undangan yang hadir.
Di tempat itu, Sandiaga juga mencoba menyaring Kopi Robusta, sebagai salah satu komoditi primadona Aceh.
Menteri Sandi pun mengaku kagum terhadap produk UMKM Aceh yang sangat bervariatif dan potensial.
Pada pertemuan tersebut, Sandiaga menyampaikan bahwa dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional, pelaku UMKM dan ekraf di Aceh juga harus menjalankan konsep 3G seperti yang saat ini dijalankan sektor pariwisata.
Baca juga: Sandiaga Uno & Pj Wali Kota Banda Aceh Berbalas Pantun, Sandi Skakmat Pj Wali Kota Soal Suguhan Kopi
Baca juga: Sambangi Workshop KaTa Kreatif di Dekranasda Gani, Sandiaga Sumringah Wajahnya Disemprot Emak Aceh
Jurus 3G yang dimaksud Sandiaga adalah Gercep, Geber, dan Gaspol.
Ketiganya memiliki kepanjangan dengan makna tersendiri.
Gercep yaitu gerak cepat, Geber berarti gerak bersama, dan Gaspol yaitu garap semua potensi online.
“Pelaku UMKM harus menciptakan dan manfaatkan peluang, terus berinovasi, adaptasi, dan kolaborasi.
Kontribusi dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi dengan konsep 3G yaitu Gercep, Geber, dan Gaspol,” pesan Sandiaga kepada pelaku ekonomi kreatif di Aceh.
Sandiaga menjelaskan soal konsep Gercep, dimana pelaku UMKM Aceh harus bergerak cepat untuk mencari peluang.
Apalagi selama pandemi ini, banyak muncul pengangguran baru hingga inflasi menerjang Indonesia.
Hal itu juga harus didasari dengan konsep Geber yaitu bergerak bersama dan berkolaborasi.
Terkait konsep Gaspol, Sandiaga mendorong pemanfaatan digitalisasi di segala sektor, termasuk Parekraf.
Menurutnya, peluang ekonomi ada di depan mata bagi mereka yang bisa melakukan transformasi dengan memanfaatkan platform digital.
Hal itu juga harus didukung oleh kebijakan pemerintah yang pro terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Aceh.
Misalnya menanamkan cinta produk lokal dan Tanah Air.
“Ekonomi kreatif ini enam kali lipat dampaknya bila pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang mendorong agar pelaku UMKM bangkit.
Misalnya membantu beli produk UMKM.
Ini juga bagian dari mencintai produk lokal,” ucapnya.
Sandiaga juga mengingatkan agar pemerintah tidak mempersulit perizinan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Aceh.
Seperti melakukan sertifikasi halal hingga pengurusan di BPOM harus dipermudah.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal SSTP MSi, menyambut positif keinginan Menteri Sandiaga Uno untuk memajukan UMKM dan pelaku ekraf di Aceh.
Apalagi, sebut Almuniza, tiga dari 17 subsektor potensi ekonomi kreatif Indonesia dimiliki oleh Aceh.
Ketiga sektor itu adalahkuliner, fashion, dan kraft.
Pemerintah Aceh, tambah Almuniza, juga sedang gencar menguatkan sisi campaign agar pelaku UMKM dan ekraf bisa beradaptasi cepat dengan teknologi.
“Dari 17 potensi subsektor ekraf, Aceh unggul di bidang kuliner, fashion,dan kraft.
Aceh Besar salah satu daerah yang menjadi konsen kita dalam hal itu,” ujarnya.
Untuk itu ia mengajak seluruh warga Aceh untuk mencintai produk lokal agar nadi perekonomian yang ditopang oleh UMKM dan ekraf bisa berdenyut yang nantinya akan berdampak ke masyarakat itu sendiri.
“Kita lihat tadi keseriusan beliau (Menparekraf-red) untuk meningkatkan UMKM.
Ini merupakan suatu ikhtiar seorang pemimpin dan kita selaku warga Aceh yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dan penikmat ekraf harus mengutamakan lokal wisdom.
Jadi, saya mengajak seluruh warga Aceh untuk selalu mencintai dan bangga dengan produk lokal,” ajak Almuniza.
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, mengatakan, kehadiran Menparekraf ke kabupaten itu sangat diapresiasi karena menjadi penambah motivasi untuk pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Aceh Besar.
"Terima kasih atas kehadirannya Pak Menteri dan rombongan," ujar Iswanto.
Menurut Iswanto, Aceh Besar memiliki potensi objek wisata dan ekonomi kreatif yang sangat beragam.
Untuk itu, dengan kehadiran Menparekraf di Aceh Besar, berbagai potensi tersebut akan dapat lebih dimaksimalkan untuk peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Waspadai kenaikan harga
Sementara itu, saat menghadiri pelatihan UMKM Kreatif diAnjungan Kuliner Pinggir Krueng Aceh, kemarin, Menteris Sandiaga menyatakan, masalah besar yang dihadapi negara-negara di dunia pascapandemi saat ini adalah tingginya harga pangan yang membuat inflasi meningkat dan pertumbuhan ekonomi jadi melambat.
“Karena itu, kenaikan harga kebutuhan pokok perlu diwaspadai dengan cara mencari solusi yang kreatif, cepat, dan tepat,” ungkapnya dalam acara yang dihadiri Direktur Event Daerah Kemenparekraf, Reza Fahlevi MSi, Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq bersama Kepala SKPK terkait, Anggota DPR RI, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal SSTP MSi, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Kasus Covid-19, sebut Sandiaga, memang sudah menurun.
Tapi, lanjutnya, untuk memulihkan dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi masih butuh waktu yang lama serta usaha kreatif dan berkelanjutan.
“Kami optimis, masyarakat, dan pelaku UMKM di Aceh bisa melakukannya hal itu.
Sebab, pengalaman dari gempa bumi dan tsunami, 26 Desember 2004 lalu, masyarakat Aceh sudah bangkit kembali dari keterpurukannya akibat musibah tersebut,” ujar Sandiaga.
Kehadiran Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno ini, disambut hangat Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq.
Dalam sambutannya, Bakar Siddiq menyampaikan berbagai pantun yang intinya memuji Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno atas keberhasilkannya sebagai menteri.
Pujian keberhasilan yang sama kepada Sandiaga juga disampaikan Anggota DPR RI, Hj Illiza sadduddin Djamal.(mun/her)
Baca juga: Sandiaga Bakal Kunjungi Desa Wisata Ulee Lheue
Baca juga: Viral Jawaban Jeje Slebew Soal Tawaran Beasiswa ke Sandiaga Uno
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/RACIK-ROTI-SELE-SAMAHANI.jpg)