Breaking News:

Jurnalisme Warga

Kutacane dan Paru-Paru Dunia

Jalan mendaki di tengah-tengah hutan justru menambah semangat kami melakukan perjalanan yang menantang ini

Editor: bakri
Kutacane dan Paru-Paru Dunia
FOR SERAMBINEWS.COM
JON DARMAWAN, M.Pd,  Guru SMAN 7 Lhokseumawe, Pengurus IGI dan Masika ICMI Aceh, melaporkan dari Kutacane, Aceh Tenggara

TNGL juga kaya akan fauna yang unik.

Sekitar 65 persen dari 129 spesies mamalia baik besar maupun kecil terdapat di TNGL.

Harimau sumatra, gajah, orang utan, dan badak sumatra merupakan satwa kunci yang mendiami kawasan ini.

TNGL tak hanya kaya akan flora dan fauna.

Kawasan ini juga menyuguhkan keindahan alam yang dapat dieksplor sebagai tempat wisata.

Bagi Anda yang menyukai arung jeram, Sungai Alas adalah tempat terbaik.

Sungai terpanjang di Aceh ini melewati Gunung Leuser dan bermuara di Pulo Sarok, Aceh Singkil, setelah melewati wilayah Aceh Selatan dan Kota Subulussalam.

Kepopuleran Sungai Alas hingga ke mancanegara.

Tak mengherankan jika banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh Tenggara untuk menikmati keindahan alam dan arung jeram di Sungai Alas.

Event-event internasional harus sering digelar di Aceh Tenggara agar lebih mendunia lagi.

Jika Anda menikmati arung jeram, maka sebaiknya Anda memulainya dari Ketambe.

Ketambe bukan hanya menawarkan tempat arung jeram Sungai Alas.

Tempat ini sudah sangat terkenal di dunia internasional dengan keindahan alamnya.

Di Ketambe terdapat lahan seluas 450 ha yang merupakan primadona Ketambe.

Di lahan tersebut terdapat hutan lindung dengan flora dan fauna liar yang sering didatangi turis.

Selain untuk sekadar berwisata, juga sering digunakan sebagai kawasan penelitian flora dan fauna.

Ketambe sudah siap sebagai tempat wisata internasional.

Hal ini ditandai dengan bungalow yang banyak didirikan di kawasan tersebut.

Terlebih lagi air terjun Ketambe menambah motivasi turis untuk menginap di Ketambe.

Belum lagi ikan khas sungai Alas yang akan memanjakan lidah Anda.

Semakin dahsyat jika disajikan dalam kuliner khas masyarakat Alas.

Bagi Anda yang menyukai air terjun, Aceh Tenggara mempersembahkan air terjun Lawe Dua di Kecamatan Bukit Tusam, Lawe Sikap di Kecamatan Babussalam, air terjun Gulo di Kecamatan Darul Hasanah, dan tentunya air terjun Ketambe.

Anda dapat merasakan kesegaran air terjun tersebut.

Sangat cocok untuk melepaskan kepenatan dan membersihkan badan dengan mandi di ar terjun tersebut.

Di irigasi Lawe Sikap misalnya, Anda dapat menyeruput kopi Alas yang dicampur dengan gula merah khas Aceh Tenggara.

Kopi ini dinamakan kopi aren.

Rasanya sangat enak.

Meskipun tak memiliki laut dan pantai, masyarakat Alas memiliki Pantai Goyang dan Pantai Timur.

Pantai ini bukanlah pantai seperti di pinggir laut dengan pasir yang terhampar luas.

Airnya juga tidak asin karena memang Aceh Tenggara tak memiliki laut.

Ini hanyalah sungai dengan hamparan batu di pinggirnya.

Pantai ini disebut Pantai Goyang karena adanya suara nyaring dari pohon yang bergoyang.

Sedangkan Pantai Timur merupakan irigasi apik yang menyerupai pantai.

Rasanya belum sah ke Kutacane jika belum mengunjungi ikon Kutacane, yaitu Masjid Agung At-Taqwa.

Masjid yang sangat indah ini berdiri megah di tengah kota.

Masjid berkaligrafi indah dan juga lukisan indah khas suku Alas ini selalu ramai dikunjungi warga.

Tidak jarang banyak yang berfoto atau selfie dengan latar tulisan Aceh Tenggara di bukit belakang masjid.

Bila malam tiba, pancaran cahaya dari masjid ini makin menambah ketakjuban akan keindahannya.

Keindahan dan lekuk-lekuk Kutacane dapat Anda nikmati dari Alas Hill.

Letaknya pada Bukit Mbarung, hanya 4 km dari pusat Kutacane.

Anda akan melewati jembatan pelangi yang di bawahnya mengalir deras air Sungai Alas menuju Alas Hill.

Alas Hill merupakan taman wisata yang berada di atas bukit.

Anda dapat memanjakan mata menikmati view Kutacane dengan ikon Masjid At-Taqwa dari Alas Hill.

Taman Alas Haill menyediakan tempat untuk berfoto dengan latar Kutacane yang sangat indah.

Alas Hill tempat terbaik menikmati view Kutacane yang diapit oleh Gunung Leuser dan Bukit Barisan.

Anda dapat melihat setiap lekuk Kutacane dari Alas Hill.

Meskipun belum siap 100 % , Alas Hill menawarkan taman bermain bagi anak-anak.

Udara yang segar nan sejuk kian menambah motivasi menikmati keindahan Kutacane.

Alas Hill, membuat kita semakin merindukan Kutacane yang sedang tumbuh berkembang menjadi kota berperadaban maju.< darmawanbuchari>

Baca juga: Warga Rusak Mobil Petugas TNGL, Buntut Ditangkapnya 6 Warga

Baca juga: Balai Besar TNGL Akhirnya Pindah ke Aceh

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved