Breaking News:

Luar Negeri

Israel Bombardir Gaza, Rusia Minta Gencatan Senjata Dikembalikan dan Dukung Palestina Merdeka

Zakharova menyebut, tensi di sekitar Gaza meningkat usai Israel meluncurkan serangan udara yang dibalas tembakan roket oleh kelompok milisi Palestina

Editor: Faisal Zamzami
AFP/Mahmud HAMS
Seribuan warga Palestina membawa jenazah komandan Jihad Islam Tayseer al-Jabari, yang terbunuh dalam serangan udara Israel jelang pemakamannya di Kota Gaza pada Jumat (5/8/2022). 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Federasi Rusia mendesak semua pihak yang terlibat konflik Israel- Palestina menahan diri usai eskalasi situasi akibat serangan udara Israel yang dibalas roket milisi Palestina, Jumat (5/8/2022) hingga Sabtu (6/8/2022).

Hal tersebut disampaikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu (6/8/2022). Ia meminta semua pihak agar kembali ke situasi gencatan senjata berkelanjutan.

“Moskow sangat khawatir tentang suatu babak baru kekerasan bersenjata di zona konflik Israel- Palestina,” kata Zakharova dalam pernyataannya sebagaimana dikutip TASS.

“Kami meminta semua pihak yang terlibat menunjukkan pengekangan diri maksimum, cegah eskalasi aktivitas militer dan segera kembali ke (situasi) gencatan senjata berkelanjutan,” sambungnya.

Zakharova menyebut, tensi di sekitar Gaza meningkat setelah Israel meluncurkan serangan udara yang dibalas tembakan roket oleh kelompok milisi Palestina.

“Menurut informasi terkini, serangan Israel membunuh 10 orang Palestina dan menimbulkan lebih dari 80 korban luka,” kata Zakharova.

Menurut informasi terbaru yang dirilis otoritas Palestina pada Sabtu (6/8), jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah bertambah menjadi 11 orang.

“Kami sangat khawatir dengan perkembanga-perkembangan ini, yang dapat berujung ke sebuah konfrontasi militer skala penuh dan memperberat lebih jauh situasi kemanusiaan yang sudah menyedihkan di Jalur Gaza,” kata Zakharova.

Zakharova pun menyatakan bahwa posisi Moskow terhadap konflik Israel- Palestina tegas, yakni mendukung upaya mencari solusi komprehensif dan jangka panjang berdasarkan prinsip dua negara Israel- Palestina.

“Kami sekali lagi menggarisbawahi bahwa hanya mungkin mengakhiri siklus kekerasan melalui proses negosiasi yang harusnya berujung ke implementasi dari hak sah rakyat Palestina mendirikan negara merdeka di antara perbatasan tahun 1967 (sebelum Perang Arab-Israel),” pungkasnya.

Baca juga: Israel Batalkan Pengiriman Bahan Bakar ke Jalur Gaza, Pembangkit Listrik Terancam Ditutup

Jalur Gaza Dirudal Israel, Konflik Dikhawatirkan Semakin Parah

 Serangan rudal  Israel ke Jalur Gaza pada Jumat (5/8/2022) dikhawatirkan meningkatkan eskalasi konflik secara signifikan pada akhir pekan ini. 

Serangan itu segera dibalas oleh rentetan tembakan roket kelompok milisi Jihad Islam.

Otoritas  Palestina melaporkan bahwa serangan militer Israel itu menewaskan setidaknya 10 orang, termasuk Taysir Al-Jabari, komandan Brigada Al-Quds, sayap militer dari Jihad Islam.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved