Breaking News:

Internasional

Lebih 100 Roket Ditembakkan dari Gaza

Media Israel, Haaretz, melaporkan, sekitar 60-an roket itu berhasil melintasi ke Israel dan lebih dari seperempatnya jatuh di wilayah Gaza

Editor: bakri
AFP
Kobaran api membumbung tinggi dari lokasi serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (6/82022) dinihari. 

Rentetan roket lainnya ditembakkan ke wilayah yang terletak di dekat perbatasan Gaza, tak lama setelah pukul 22.00 malam waktu setempat.

Islamic Jihad bersumpah untuk menanggapi serangan Israel terbaru.

“Semua opsi terbuka, dengan segala cara yang dimiliki perlawanan Palestina, baik di Gaza maupun di luar,” kata Juru Bicara Islamic Jihad, Daoud Shehab, kepada Al Jazeera.

“Medan perang terbuka. Perlawanan akan merespons dengan semua kekuatan.

Kami tidak akan mengatakan bagaimana, tetapi itu tidak bisa dihindari,” sambung Shehab.

Hamas, kelompok milisi yang menguasai Gaza, juga mengecam tindakan Israel.

“Musuh Israel, yang memulai eskalasi terhadap Gaza dan melakukan kejahatan baru, harus membayar harga dan memikul tanggung jawab penuh untuk itu,” kata Juru Bicara Hamas, Fawzi Barhoum.

Setelah menyerang Gaza dan menewaskan 10 orang, Israel memanggil puluhan ribu pasukan cadangannya untuk bersiaga.

Pada Jumat (5/8/2022) malam waktu setempat, Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz, mengizinkan pemanggilan 25.000 pasukan cadangan, menandakan kesiapan Israel untuk eskalasi skala penuh.

Pejabat tinggi PBB di Timur Tengah, Tor Wennesland, merasa sangat prihatin dengan eskalasi yang sedang berlangsung antara Israel dan Gaza.

Merujuk pembunuhan seorang gadis berusia lima tahun, Wennesland mengatakan, tidak ada pembenaran untuk setiap serangan terhadap warga sipil.

Kepada kelompok milisi, Wennesland meminta peluncuran roket segera dihentikan.

Dia juga meminta semua pihak menghindari eskalasi lebih lanjut. (kompas.com)

Baca juga: Pasukan Israel Tutup Perbatasan Jalur Gaza, Cegah Pembalasan Kelompok Jihad Islam

Baca juga: Jet Tempur dan Pasukan Israel Gempur Pos Militer Hamas di Jalur Gaza

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved