Breaking News:

Kupi Beungoh

Urgensitas Islam Wasatiyah di Bumi Amerika

Maka konsep 'Wasatiyat Al-Islam' adalah rumusan dalam akumulasi konsep yang ada dalam Islam yang sangat kompleks untuk di realisasi.

Editor: Yeni Hardika
FOR SERAMBINEWS.COM
Munawir Umar, Imam Masjid Al-Hikmah Kota New York, USA 

Hal itu bisa dilihat dari cara mereka menjalankan aturan pemerintah yang memang tertulis dalam buku-buku pedoman aturan.

Menariknya, mereka takut untuk melanggar peraturan itu, meskipun dari hal paling kecil.

Hasil pantauan kami di sekeliling Masjid Al-Hikmah bahwa orang-orang di sini sangat menjunjung tinggi peradaban, meskipun mereka masih butuh peradaban madani yang kesempurnaan.

Kita tidak menampik juga dengan pelanggaran, tapi itu sangat kecil dari mereka.

Kami pun teringat dengan salah satu perkataan Muhammad Abduh bahwa 'Islam itu sering tertutupi oleh umat Islam sendiri.'

Bergegaslah secara ikhlas dan maksimal untuk menjadi pribadi muslim yang elegan.

Elegan dalam arti taat pada perintah Tuhan dan Nabi dengan kreativitas yang memadai untuk mampu memberi representasi terbaik bagi orang di sekitar kita.

Sebab pada tahap awal, orang akan melihat penampilan dan sikap kita, setelah itu baru kemudian mereka melihat isi dalam (ilmu) kita.

Baca juga: Akhirnya Karnaval Meriahkan HUT Ke-77 RI Kembali Digelar di Lhokseumawe, Ini Jadwalnya

Pujangga pernah berkata, 'Pakaianmu memuliakanmu sebelum engkau duduk, dan ilmu memuliakanmu sesudah engkau duduk.'

Artinya betapa penting perilaku dan cerminan sikap kita untuk menjadi penggerak kebaikan bagi orang lain. Karena 'Contoh perbuatan lebih efektif (lebih berpengaruh) daripada perkataan'.

Dalam rangka memperluas jaringan keislaman, maka tidak ada lain kecuali menjadikan Islam Wasatiyah sebagai roels model dalam konteks kehidupan apapun.

Firman Allah, 'Dan demikian pula Kami menjadikan kamu (umat Islam) "umat pertengahan" agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas perbuatan kamu...'. (QS. Al-Baqarah: 143).

Sehingga ketika islam itu dipandang dan dilihat oleh siapa pun maka akan muncul daya dari tarik dan magnet kuat untuk mendalaminya secara lebih luas.

Dengan memperkenalkan sikap dan perilaku tersebut pula maka akan terwujud cita-cita kenabian, yaitu membawa dan menyebarkan relasi ketuhanan untuk menumbuhkan kemakmuran secara berkelanjutan di muka bumi ini sepanjang masa.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved