Breaking News:

Internasional

Gadis Sembilan Tahun Jalur Gaza Selamat Dari Reruntuhan Rumah Kakeknya, Sempat Terjebak 10 Menit

Seorang gadis cilik berusia sembilan tahun di Jalur Gaza, Palestina mengungkapkan ketakutannya atas serangan udara jet tempur Israel.

Editor: M Nur Pakar
AFP/SAID KHATIB
Seorang ayah membawa putrinya yang terluka ke rumah sakit seusai serangan udara Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan, Palestina pada Sabtu (6/8/2022) malam 

SERAMBINEWS.COM, KOTA GAZA - Seorang gadis cilik berusia sembilan tahun di Jalur Gaza, Palestina mengungkapkan ketakutannya atas serangan udara jet tempur Israel.

Dia melihat rumah kakeknya runtuh seusai terkena serangan udara Israel.

Rudal Israel menghantam sebuah kamp pengungsi yang ramai di Jalur Gaza pada Sabtu (6/8/2022) malam.

Gadis cilik itu, Leen Matar yang berusia sembilan tahun mengatakan sangat takut sehingga terus berdoa.

"Kami berada di rumah kakek ketika tiba-tiba puing-puing mulai menimpa kami," katanya kepada Reuters pada Senin (8/8/2022).

Dia berbicara dari ranjang rumah sakit, dan ayahnya di sampingnya saat dia dirawat karena mengalami patah kaki.

Baca juga: Penyeberangan Jalur Gaza Dibuka, Truk Bahan Bakar Masuk, Pembangkit Listrik Segera Beroperasi

“Kami mulai menangis sampai tetangga datang dan menyelamatkan kami," ujarnya.

“Saya mengucapkan doa," tambahnya.

"Saya tidak menyangka akan hidup sampai saat mereka menyelamatkan saya,” katanya.

“Kami duduk seperti ini selama 10 menit sampai mereka mendobrak pintu," ungkapnya.

Matar terluka dalam serangan Israel yang menewaskan seorang komandan senior kelompok Jihad Islam Palestina pada Sabtu (6/8/2022) malam.

Itu menjadi hari kedua kekerasan antara Israel dan pejuang Palestina di Jalur Gaza.

Pada Minggu (7/8/2022) pagi, penduduk menyaring puing-puing di kamp.

Baca juga: Layanan Rumah Sakit Jalur Gaza Terancam Terhenti, Pembangkit Listrik Berhenti Beroperasi

S?sebuah gang yang merupakan rumah bagi orang-orang Palestina yang melarikan diri atau diusir dari kota-kota dan desa-desa pada tahun 1948 selama perang penciptaan Israel.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved