Breaking News:

Internasional

Israel Serang Gaza Setelah Gencatan Senjata

Tentara Israel mengklaim telah menyerang berbagai target bersenjata Palestina di Gaza setelah gencatan senjata mulai berlaku pukul 20.30 GMT

Editor: bakri
AFPSAID KHATIB
Sejumlah anak-anak mencari barang-barang dari puing-puing rumah mereka yang hancur terkena rudal jet tempur Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, Palestina, Senin (8/8/2022) 

YERUSALEM - Tentara Israel mengklaim telah menyerang berbagai target bersenjata Palestina di Gaza setelah gencatan senjata mulai berlaku pukul 20.30 GMT.

Serangan tersebut dikatakan sebagai tanggapan atas tembakan roket beberapa saat sebelum gencatan senjata berlaku.

"Menanggapi roket yang ditembakkan ke wilayah Israe, (militer) saat ini menyerang berbagai target milik organisasi teroris Jihad Islam di Jalur Gaza," terang pernyataan tentara yang dikirim pada pukul 20:33 GMT, seperti dikutip Al Jazeera.

Tentara telah mengeluarkan beberapa peringatan serangan udara tentang tembakan roket yang masuk beberapa saat sebelum gencatan senjata, termasuk pada pukul 20.29 GMT.

Dikutip TASS, gencatan senjata di zona konflik tersebut diumumkan oleh mediator Mesir, Muhammad al-Hindi.

Al-Hindi merupakan anggota senior kelompok teroris Jihad Islam Palestina yang berbasis di Gaza.

Militan Jihad Islam menyetujui persyaratan gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel, yang dimaksudkan untuk mengakhiri tiga hari konflik intens dengan Israel yang telah menewaskan sedikitnya 41 warga Palestina.

Dilansir The Guardian, menurut kementerian kesehatan Palestina, sebanyak 44 warga Palestina, di antaranya 15 anak-anak, serta anggota Jihad Islam tewas dalam serangan tersebut.

Dikatakan lebih dari 300 orang terluka, sementara 13 warga Israel dirawat di rumah sakit karena luka ringan setelah roket pembalasan ditembakkan melintasi perbatasan Gaza menuju selatan negara itu.

Baca juga: Hamas Fokuskan Pemerintahan, Selama Perang Tiga Hari, Israel Tidak Pernah Sebut Hamas

Baca juga: Israel Tuding Serangan Roket Jihad Islam Salah Sasaran, Enam Warga Kamp Pengungsi Jebaliya Tewas

Sedikitnya 2,2 juta penduduk Gaza telah terguncang oleh serangan kekerasan yang tak terduga, yang mengikuti empat perang dan beberapa pertempuran lainnya selama 15 tahun terakhir.(tribunnews.com)

Baca juga: Jordania Tuduh Israel Provokasi Umat Islam, Ekstremis Yahudi Menyerbu Masjid Al-Aqsa

Baca juga: Enam Rudal Israel Hantam Kawasan Padat Penduduk Rafah, Pemandangan Mengerikan Menakutkan Anak-Anak

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved