Breaking News:

Internasional

Kejahatan Seksual Menggila di Afrika Selatan, Delapan Wanita Jadi Korban Keganasan 130 Pria

Kejahatan seksual mulai menggila di Afrika Selatan, bahkan sudah masuk dalam keadaan darurat nasional.

Editor: M Nur Pakar
BBCNews
Tiga wanita korban pemerkosaan di Afrika Selatan berbicara kepada media. 

SERAMBINEWS.COM, JOHANNESBURG - Kejahatan seksual mulai menggila di Afrika Selatan, bahkan sudah masuk dalam keadaan darurat nasional.

Tindakan pemerkosaan beramai-ramai yang kejam terhadap delapan wanita Afrika Selatan yang sedang syuting video musik bulan lalu telah memicu kemarahan warga.

Insiden terjadi di sebuah tambang yang ditinggalkan di Kota Krugersdorp.

Namun tidak satu pun dari 130 tersangka yang ditangkap telah didakwa dengan pemerkosaan karena polisi mengatakan sedang menunggu hasil tes DNA.

Banyak dari tersangka yang dianggap sebagai penambang yang bekerja di tambang bekas tanpa izin.

Sebagian besar, migran dari negara tetangga dan massa yang marah berusaha melacak penambang asing dan membakar rumah mereka sebagai pembalasan .

Tiga dari korban pemerkosaan telah berbicara tentang cobaan berat mereka, yang telah membuat mereka trauma untuk mencari keadilan.

"Kami pikir kami akan mati," kenang salah satu korban kepada BBCNews, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Presiden Israel Serukan Penyelidikan Kasus Pemerkosaan Sipir Penjara Wanita Oleh Napi Palestina

"Mereka muncul dari semak-semak dan lubang penambangan sambil menembakkan senjata, menyuruh kami turun," ujarnya.

"Beberapa dari kami mencoba lari, tetapi dengan cepat ditangkap," ungkapnya.

Yang terjadi selanjutnya, serangan seksual yang mengerikan dan berkepanjangan yang berlangsung selama beberapa jam.

"Kami hanya berbaring dan berpegangan tangan dan saya pikir jika saya mati, akan memegang tangan saudara perempuan saya," jelasnya.

"Kami terus berdoa tanpa henti," tambahnya.

Salah satu korban dipilih karena tubuhnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved