Breaking News:

Opini

Tantangan Pemilu 2024

Pemilih diberikan hak penuh untuk menentukan pasangan presiden, DPR-RI, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota

Editor: bakri
Tantangan Pemilu 2024
FOR SERAMBINEWS.COM
MUHAMMAD USMAN, Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Utara

OLEH MUHAMMAD USMAN, Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Utara 

PEMILU 2024 merupakan proses politik terbesar di Indonesia.

Pemilu sebagai ajang tempur ‘positif’ bagi pemilih dan partai politik.

Pemilih diberikan hak penuh untuk menentukan pasangan presiden, DPR-RI, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Dengan asas luber dan jurdil, pemilu menjadi sarana untuk keterlibatan pemilih (masyarakat), dalam menentukan figur pemimpin pada setiap level untuk lima tahun sesudahnya.

Pada akhirnya, siapa pun yang terpilih, akan berhak mewakili kita secara fisik maupun arah kebijakan.

Bagi partai politik, Pemilu 2024 menjadi ruang menyodorkan calon pemimpin kepada pemilih.

Penentuan akhir tetap berada di tangan pemilih.

Bila dihitung mundur jadwal hari pemungutan suara Pemilu 2024, hanya berjarak 610 hari semenjak KPU RI melakukan peluncuran tahapan pada malam 14 Juni 2021.

Urgensi Pemilu 2024 bagi Parnas maupun Parlok menjadi “tiket masuk” untuk mudah dalam pencalonan gubernur, bupati maupun wali kota pada Pilkada 2024, karena menggunakan parliamentary threshold hasil Pemilu 2024.

Baca juga: KIP Kota Langsa Sosialisasi PKPU dan Perkenalkan Aplikasi SIPOL kepada Parpol Peserta Pemilu 

Baca juga: Ahmad Dhani Yakin Pemilu 2024 akan Antar Dirinya ke Senayan, Siap Maju Jadi Caleg

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved