Breaking News:

Berita Aceh Besar

Keluarga Serahkan Pelaku Penganiayaan Berat Setelah Polisi Keluarkan Status DPO

Penyerahan tersebut dilakukan setelah Satreskrim Polresta Banda Aceh mengeluarkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka

Editor: bakri
Foto Dok Polresta Banda Aceh
Pelaku penganiayaan berat hingga korban meninggal dunia di Kecamatan Darul Imarah diserahkan pihak keluarga ke polisi, Kamis (11/8/2022) dini hari WIB. 

BANDA ACEH - RA (23) warga Darul Imarah, Aceh Besar, diserahkan pihak keluarga ke Polisi.

Penyerahan tersebut dilakukan setelah Satreskrim Polresta Banda Aceh mengeluarkan status Daftar Pencarian Orang ( DPO) terhadap tersangka, belum lama ini.

RA masuk DPO Polisi'> DPO Polisi karena melakukan tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasat Reskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, mengatakan, RA udah melakukan penganiayaan berat yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

“Tersangka RA diserahkan keluarganya ke Polisi pada Kamis (11/8/2022) dini hari,” tuturnya.

Kompol Ryan menjelaskan, rumah tersangka RA pada Rabu (3/8/2022) silam sekitar jam 17.30 WIB, didatangi korban Andriansyah (24) warga Lamsiteh, Aceh Besar.

Saat itu sempat terjadi perkelahian, dan kemudian korban Andriansyah mencabut sebilah senjata tajam jenis rencong dari saku celana hendak menikam tersangka.

Namun rencong tersebut berhasil direbut RA.

Mengutip keterangan tersangka saat dilakukan interogasi, korban saat datang ke rumahnya dengan membawa sebilah senjata tajam jenis rencong.

Baca juga: Aniaya Korban Hingga Meninggal, Seorang Mahasiswa Masuk DPO Polresta Banda Aceh

Baca juga: Tim Kejari Bireuen Tangkap DPO Kasus Penipuan

“Sempat terjadi perkelahian yang kemudian rencong tersebut berhasil direbut oleh tersangka dan pada saat itu juga ianya langsung menusuk bagian perut dan dada korban hingga korban terjatuh.

Dan saat itu pula tersangka melarikan diri,” kata Kompol Ryan lagi.

Setelah itu, korban dibawa warga setempat ke RSU Meuraxa.

Namun sesampainya di rumah sakit itu, dokter menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia.

"Kami, setelah mendapatkan informasi terjadinya penganiayaan berat, langsung menuju ke TKP dan memburu tersangka sehingga dikeluarkan DPO," sebut Ryan.

Selain dikeluarkan DPO, kami juga melakukan pendekatan dengan pihak keluarga untuk mengajak tersangka menyerahkan diri dengan baik, agar tidak diambil tindakan tegas bila ditemukan dilapangan, tambahnya.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik dengan keluarga tadi malam, Kamis (11/8/2022) dini hari, tersangka diserahkan oleh pihak keluarga ke Subdit Jatanras Polda Aceh dan kemudian diserahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh,” ujar Kasat Reskrim.

Kini, RA mendekam di sel Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 338 Jo 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara, pungkas Kasat Reskrim. (i)

Baca juga: 6 Tahun DPO, Terpidana Kasus Telantarkan Istri dan Anak di Nagan Raya Ditangkap Tim Tabur Jaksa

Baca juga: Polres Pidie Tangkap Petani di Sawah, Lima Paket Sabu Diamankan, Rekan Pelaku DPO

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved