Breaking News:

Opini

Menyoal Gagalnya Syariat Islam

BEBERAPA hari terakhir, publik dihebohkan dan merasa terusik dengan sebuah statement yang disampaikan oleh salah seorang tokoh kampus UIN Ar-Raniry

Editor: bakri
Menyoal Gagalnya Syariat Islam
FOR SERAMBINEWS.COM
Wirzaini Usman SHI MI Kom,  Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Generasi Muda Mathla'ul Anwar Bidang Humas, Komunikasi dan Teknologi Informasi Periode 2021-2026/ Juru Bicara Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh 2005-2009

Dalam artikel ini, penulis sengaja tidak mengupas lagi bagaimana syariat Islam itu dijalankan di Aceh dan diqanunkan.

Penulis yakin semua kita telah memaklumi bahwa pelaksanaan Syariat Islam di Aceh dideklarasikan pada 1 Muharram 1423 H bertepatan dengan 15 Maret 2002.

Setelah deklarasi, lahirlah beberapa qanun, seperti Qanun Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam.

Qanun Nomor 12 Tahun 2003 Tentang Minuman Khamar dan sejenisnya.

Qanun Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Maisir (Perjudian) dan Qanun Nomor 14 Tahun 2003 Tentang Khalwat (Mesum).

Pada tahun 2014 lahir Qanun Aceh Nomor 6 Tentang Hukum Jinayat.

Artinya, pelaksanaan Syariat Islam telah berjalan lebih kurang 20 tahun.

Waktu yang lumayan lama dan telah melahirkan beberapa qanun sebagai aturan dalam implementasi nilai-nilai syariat Islam.

Namun begitu, kita harus menyadari, masih banyak pembenahan dari pelaksanaan syariat Islam itu sendiri.

Memang tidak semudah membalik telapak tangan.

Membutuhkan proses yang lama.

Tidak pula kita berang ketika ada yang menyebutkan gagal, karena sejatinya menjadi bahan renungan bersama.

Garda terdepan

Sedikit melihat balik ke belakang.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved