Pemberdayaan
Program P2MD Unigha Dimulai, Berdayakan Pemasaran Home Industri Warga Gampong Ulee Ceue
Rektor Unigha Sigli, Prof Dr Bansu Irianto Anshari didampingi pendamping program P2MD M Nur SE MSi bersama T Isnaini SE MSM selakubdosen pembimbing ke
Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Pidie melakukan Launching Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) berupa pemberdayaan pemasaran hasil home industri warga Gampong Ulee Ceue, Kecamatan Pidie, Sabtu (13/8/2022).
Hadir dalam kegiatan itu, Rektor Unigha, Prof Dr Bansu Irianto Anshari MPd, Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Husaini Abdullah SE MM, dosen pendamping program P2MD M Nur SE MSi, ketua prodi manajemen Boihaki SE MM, katua prodi D3 Akuntansi, Ramzizah SE MSi Ak, D3 keuangan dan perbankan, Cut Yusniadar SE MSM unsur Muspika Kecamatan, Keuchik setempat Muhammad Irsal.
Rektor Unigha Sigli, Prof Dr Bansu Irianto Anshari didampingi pendamping program P2MD M Nur SE MSi bersama T Isnaini SE MSM selakubdosen pembimbing kepada Serambinews.com, Sabtu (13/8/2022) mengatakan, selama puluhan tahun ratusan warga Ulee Ceue, Kecamatan Pidie dikenal akan kegigingah dalam menghasilkan aneka produksi kue kering sebagai home industri dalam menopang penghasilan inkam perekonomian bagi keluarga.
"Selama ini pemasaran produk berkualitas home industri warga dipasarkan secara manual tanpa kemasan, maka lewat pengabdian Tridarma perguruan tinggi Unigha lewat program P2MD abatch 2 tahun 2022 akan menggugah trik strategi pemasaran warga dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan lewat kemasan minimalis dan juga penasaran secara online," sebut Rektor Unigha, Sigli, Pidie, Prof Dr Bansu Irianto Anshari MPd.
• Dorong Pemberdayaan Ponpes, Masyarakat dan UMKM Garut Dukung Airlangga Presiden
Dijelaskan Prof Dr Bansu Irianto Anshari MPd dari 100 pelaku home industri di Gampong Ulee Ceue terdapat puluhan jenis kue kering hasil home industri yaitu berupa keu biji mangga, peyek, arafik, bawang, sagon denis, asam kana, kacang 'Reuteuk" goreng, kacang hijau goreng, akar kelapa, bakpia, kacang tajin, hingg cakar ayam.
Dengan hadirnya pengabdian program P2MD dengan melibatkan dosen terkait serta 10 mahasiswa jurusan Diploma Tiga (D3) Keuangan dan Perbankan selama enam bulan akan merubah pola pemasaran hasil home industri dari lima kelompok di Ulee Ceue, Kecamatan Pidie ini secara berkwalitas baik di supermarket maupun secara digital atau online.
"Saya harap program Tridarma perguruan tinggi Unigha ini dapat membuahkan hasil maksimal dalam memberdayakan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Salah satu pelaku home industri kue kering di Gampong Ulee Ceue, Kecamatan Pidie, Nurul Husrina (42) kepada Serambinews.com, Sabtu (13/8/2022) mengatakan, selama ini puluhan jenis aneka kue kering dipasarkan oleh para agen baik di dalam kabupaten dan luar kabupaten baik ke Banda Aceh maupun meulaboh, Lhokseumawe, Bireuen serta kabupaten lainnya dengan kemasan sangat sederhana berupa plastik bening.
"Dengan hadirnya program P2MD Unigha Sigli ditengah masyarakat dapat merubah pola usaha pemasaran produk home industri kami, terutama dalam memadukan konsep kemasan yang jauh lebih sempurna sehingga produk ini tidak hanya sebatas dikenal di Aceh bahkan dunia," ungkapnya.(*)
• Suami Melaut, Wanita Ini Malah Selingkuh dengan Pria Lain, Aksi Terpergok Ayah Mertua
• LIVE UPDATE ACEH Sabtu, (13/8/2022) Hutan Tiro Terbakar Hingga Truk Jatuh Ke Parit
• Terungkap Posisi Brigadir J Sebelum Dieksekusi Irjen Sambo, Tak Ada Pelecehan Seksual