Breaking News:

Pembunuhan Brigadir J

Di Balik Kematian Brigadir J, Istri Ferdy Sambo Terancam Pidana, Laporannya Diduga Palsu

Putri Candrawathi membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pelecehan seksual dengan terlapor 

Editor: Nur Nihayati
Istimewa via Grup WA
Beredar foto HUT Polri 1 juli 2022. Setelah Ferdy Sambo diumumkan sebagai tersangka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, beredar foto Putri Chandrawathi pegang tangan Brigadir J. 

Putri Candrawathi membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pelecehan seksual dengan terlapor 

SERAMBINEWS.COM - Kematian Brigadir J di rumah dinas atasannya di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Timur masih menyimpan misteri.

Adalah Putri Candrawathi merupakan istri Irjen Ferdy Sambo akan berurusan dengan pihak pnegah hukum.

Pasalnya ia diduga memberi keterangan pengaduan palsu.

stri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terancam dijerat pidana atas pebuatannya membuat laporan polisi yang diduga palsu atau bohong terkait kasus dugaan pelecehan seksual.

Sebelumnya Putri Candrawathi membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan pelecehan seksual dengan terlapor  Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Baca juga: Terseret Kasus Penembakan Brigadir J Gegara Disebut Dekat dengan Ferdy Sambo, Polwan Ini Buka Suara

Baca juga: Sejumlah Kebohongan Ferdy Sambo dalam Kasus Kematian Brigadir J: Baku Tembak hingga Pelecehan

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LPB1630/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya pada tanggal 9 Juli 2022 lalu.

Dalam laporan itu, Putri Candrawathi sebelumnya menuding Brigadir J telah melakukan tindak pidana kejahatan terhadap kesopanan dan atau perbuatan memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan atau kekerasan seksual.

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 289 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP dan atau pasal 4 jo pasal 6 UU RI Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.

"Di mana (Putri Candrawathi mengaku) waktu kejadian diduga pada hari Jumat tanggal 8 juli sekitar pukul 17.00 WIB bertempat Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan dengan pelapor putri Candrawathi, korbannya juga sama.

Terlapornya Nofriansyah Yosua," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Seiring perkembangan kasus kematian Brigadir J, kasus tersebut kemudian diambil alih Bareskrim Polri dari Polda Metro Jaya.

Setelah melakukan gelar perkara, penyidik Bareskrim Polri tidak menemukan tindak pidana dari laporan Putri Candrawathi tersebut tida.

"Berdasarkan hasil gelar perkara tadi kedua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana," kata Brigjen Andi Rian Djajadi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved