Breaking News:

Pilpres 2024

Cak Imin: Dua Parpol Lagi Bakal Gabung Koalisi PKB-Gerindra

Namun yang pasti, kata Wakil Ketua DPR RI ini, dua partai yang dimaksud sudah melakukan komunikasi secara intensif.

Editor: Faisal Zamzami
Unggahan Ajudan Prabowo Subianto. Instagram/@rizky_irmansyah
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) melakukan hormat usai melakukan Pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Senin (8/8/2022). 

Selain mempunyai basis massa yang jelas, koalisi Gerindra dan PKB dinilai mempunyai figur yang berpotensi memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Gerbong PKB dan Gerindra memiliki daya tarik tersendiri bagi partai lain. Terutama bagi partai yang belum memiliki tokoh untuk diusung dalam Pilpres atau juga sejumlah partai lain yang 'galau' dengan pilihan koalisinya,” ujar Direktur IndoStrategi Arif Nurul Iman, Selasa (16/8/2022).

Dia menjelaskan kerja sama politik yang dilakukan Gerindra dan PKB menjelang Pemilu 2024 ini cukup strategis.

Menurutnya dua partai politik ini telah memenuhi batas ambang minimal untuk mencalonkan pasangan presiden dan wakil presiden (presidential threshold).

“Pemenuhan ambang batas presidential threshold ini sangat penting karena koalisi ini tidak akan terombang-ambing lagi dalam mencari kawan untuk bisa menjadi peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Kerja sama politik Gerindra dan PKB bisa langsung fokus pada kerja teknis pemenangan seperti sosialisasi visi dan misi maupun tawaran program kerja bersama,” ujarnya.

Baca juga: Gerindra-PKB Bentuk Koalisi, Capres-Cawapres Ditentukan Prabowo dan Cak Imin


Seperti diketahui perolehan kursi DPR Gerindra dan PKB jika digabung sudah memenuhi syarat 20 persen kursi DPR untuk mengajukan capres 2024.

Saat ini kursi Gerindra di DPR 13,75 persen dan kursi PKB di DPR 10,09 persen sehingga jika ditotal  sebanyak 23,84 % .

Arif mengatakan selain memenuhi presidential threshold, Gerindra dan PKB mempunyai daya tarik bagi partai lain karena kejelasan basis massa.

Gerindra mempunyai basis massa beraliran nasionalis.

Sedangkan PKB mempunyai massa militan berlatar agamis.

“Kejelasan basis massa menjadi modal besar untuk memastikan bahwa gerbong koalisi ini mempunyai baseline dukungan yang jelas. Tinggal memperluas basis dukungan ini ke segmen milenial maupun segmen generasi Z,” katanya.

Gerindra dan PKB, lanjut Arif juga mempunyai keuntungan daripada poros koalisi lainnya karena kejelasan figure yang potensial diusung dalam Pemilihan Presiden 2024.

Menurutnya hampir bisa dipastikan jika Gerinda dan PKB akan mengusung Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.

“Figur Prabowo maupun Muhaimin Iskandar sama-sama mempunyai kelebihan yang saling melengkapi sehingga bisa bersaing dengan pasangan lain dalam Pilpres 2024,” katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved