Breaking News:

Opini

Parlok Islam dalam Kontestasi Elektoral Aceh

Dalam konteks pemenuhan hak sipil dan politik, MoU Helsinki juga menyetujui pendirian partai politik lokal di Aceh dan keberadaan jalur independen

Editor: bakri
Parlok Islam dalam Kontestasi Elektoral Aceh
FOR SERAMBINEWS.COM
SAIFUL AKMAL, Dosen UIN Ar-Raniry, Peneliti The Aceh Institute dan ICAIOS

OLEH SAIFUL AKMAL, Dosen UIN Ar-Raniry, Peneliti The Aceh Institute dan ICAIOS

KEBERADAAN partai politik lokal di Aceh merupakan salah satu konsesi dari perwujudan MoU Helsinki setelah Pemerintah RI menandatangani Nota Kepahaman (Memorandum of Undestanding/ MoU) dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005.

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemerintah Aceh mulai dibahas di DPR pada tanggal 25 Februari hingga 5 Juli 2006.

Dalam konteks pemenuhan hak sipil dan politik, MoU Helsinki juga menyetujui pendirian partai politik lokal di Aceh dan keberadaan jalur independen dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di dalam wilayah Provinsi Aceh.

Ada 17 parlok yang disebut- sebut berencana mengikuti verifikasi untuk pemilu 2024 di Aceh sebagaimana yang diberitakan di media massa.

Di antaranya adalah Partai Aceh (PA), Partai Nasional Aceh (PNA), Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA), Partai Islam Aceh (PIA), Partai Generasi Atjeh Beusaboh Thaat dan Taqwa (Gabthat), Partai Aliansi Rakyat Aceh Peduli Perempuan (PARA), Partai Damai Aceh (PDA), Partai Adil Sejahtera (PAS), Partai Bersatu Atjeh (PBA), Partai Aceh Meudaulat, Partai Darussalam, Partai Rakyat Aceh dan Partai Pemersatu Muslim Aceh (PPMA).

Dalam konteks Aceh, menurut rilis data laman Komisi Independen Pemilu Aceh ada enam partai yang lolos dari 17 yang disebutkan diatas, dan ada satu partai lokal yang sudah mendaftar namun belum lolos verifikasi yakni Partai Islam Aceh karena tidak mendaftar, dan Partai Amanah Reformasi yang status berkasnya dikembalikan.

Artinya kedua partai lokal dimaksud tidak akan bisa berkontestasi di Pemilu 2024.

Dari 17 partai politik lokal tersebut ada tiga partai berbasis agama, yakni Partai Islam Aceh, Partai Adil Sejahtera dan Partai Gab That.

Baca juga: Ketua KIP Aceh Kembali Ingatkan Parlok untuk Mendaftar Sebelum 14 Agustus 2022

Baca juga: Ini Dia Tiga Parlok yang akan Mendaftar ke KIP Aceh, PAS, PA dan SIRA, 5 Partai belum Ada Kabar

Ketiga partai dimaksud didirikan oleh tokoh-tokoh agama di Aceh.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved