Breaking News:

Bank Aceh Syariah

Resmikan Cabang Ke-193, Dirut Bank Aceh Syariah: Pertumbuhan Ekonomi Tamiang Terus Berkembang

Peresmian KCP Tualang Cut di Kabupaten Aceh Tamiang dilakukan langsung Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Humas
Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman (dua kanan) bersama Bupati Aceh Tamiang Mursil saat meresmikan KCP Tualang Cut, Selasa (23/8/2022). Resmikan Cabang Ke-193, Dirut Bank Aceh Syariah: Pertumbuhan Ekonomi Tamiang Terus Berkembang. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bank Aceh Syariah (BAS) resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) ke-193 yang dibuka di Aceh Tamiang, Selasa (23/8/2022). Pembukaan KCP baru ini mengindikasikan perekonomian Aceh Tamiang mengalami pertumbuhan baik.

Peresmian KCP Tualang Cut di Kabupaten Aceh Tamiang dilakukan langsung Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman. Sebagian unsur Forkopimda Aceh Tamiang dan sejumlah pimpinan cabang Bank Aceh dari berbagai daerah turut hadir dalam peresmian ini.

Haizir menjelaskan Bank Aceh Syariah KCP Tualang Cut merupakan kantor ke-193 yang telah tersebar di seluruh wilayah Aceh, Medan dan Jakarta. Khusus wilayah Aceh, KCP Tualang Cut merupakan kantor kelima.

“Dari lima kantor di Aceh Tamiang, dua masih kantor kas, ke depan akan dinaikkan statusnya menjadi kantor cabang pembantu,” kata Haizir.

Haizir mengungkapkan pembukaan kantor baru di Aceh Tamiang ini untuk memberi akses lebih mudah kepada masyarakat. Dia pun meyakinkan Bank Aceh telah dinyatakan sebagai salah satu bank layak investasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan predikat A.

“Selama ini harus ke Kualasimpang, jadi dengan adanya KCP Tualang Cut kepentingan ekonomi masyarakat lebih tertampung,” ujarnya.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil dalam kesempatan itu mengapresiasi Bank Aceh yang telah bersedia menambah kantor layanan. Bahkan dia berharap Bank Aceh terus menambah kantor untuk mengakomodir kebutuhan perekonomian masyarakat.

Dari pendataan, Mursil menyebut pusat perputaran ekonomi di Aceh Tamiang ada di empat titik. Titik terbesar disebutnya berada di Pulautiga, Kecamatan Tamiang Hulu, selanjutnya Simpang IV (Karangbaru), Tualang Cut (Manyakpayed) dan terakhir di Seruway.

“Ini harus jadi perhatian agar ke depan layanan perekonomian masyarakat bisa lebih terakomodir,” kata Mursil. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved