Breaking News:

Berita Pidie

Jaksa Tuntut Mati Empat Kurir Sabu 106 Kg, Begini Respon Terdakwa

“JPU menilai keempat terdakwa telah terbukti secara terorganisasi melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu sekitar 106 kg," lanjutnya.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
NET
Ilustrasi sabu-sabu 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie Jaya ( Pijay) menuntut empat kurir sabu dengan hukuman mati dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Meureudu, Selasa (23/8/2022) siang. 

"Keempat terdakwa itu masing-masing berinisial BH (38), FZ (27), MA (21), dan JD (32),” kata Kepala Kejaksaan (Kajari) Pidie Jaya, Oktario Hartawan Achmad, melalui Kasi Pidum, Dedy Syahputra kepada Serambinews.com, Rabu (24/8/2022).

“JPU menilai keempat terdakwa telah terbukti secara terorganisasi melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu sekitar 106 kg," lanjutnya.

Menurut Kasi Pidum, keempat kurir sabu tersebut yakni BH, FZ, MA, dan JD adalah kurir narkotika jaringan internasional. 

"Persidangan telah kita laksanakan tujuh kali, dan sidang dengan agenda tuntutan JPU terhadap terdakwa merupakan sidang ketujuh," jelas Dedy.

Menurutnya, tuntutan hukuman mati terhadap keempat terdakwa karena mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) Juntho Pasal 132 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Baca juga: Nilai Kliennya Korban Sindikat Narkoba, Pengacara Minta Tuntutan Mati 2 Terdakwa Sabu Dikaji Ulang

Saat ini, keempat terdakwa ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sigli. 

Tiga terdakwa tercatat sebagai warga Kecamatan Padang Tiji dan satu terdakwa warga Aceh Timur. 

"Terhadap tuntuntan hukuman mati, maka keempat terdakwa akan menyampaikan nota pembelaan yang disampaikan oleh pengacaranya secara tertulis,” bebernya.

“Agenda nota pembelaan terdakwa akan digelar dalam sidang berikutnya pada Selasa (30/8/2022) mendatang," tukas Dedy.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menangkap empat pelaku peredaran sabu secara terpisah di Pidie Jaya dan Aceh Timur pada tanggal 20 Januari 2022. 

Awalnya, petugas BNN menciduk BH, FZ, dan MA didekat rumah kosong di Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya. 

Baca juga: Kedapatan Menyimpan Sabu di Boks Sepmor, Pria di Aceh Barat Diciduk Polisi

Di rumah kosong itu juga ditemukan 100 karung berisi sabu yang beratnya sekitar 106 kg.

Namun, satu hari berselang, petugas menangkap JD di Aceh Timur.

Sehingga total pelaku ditangkap petugas BNN berjumlah empat orang.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved