Breaking News:

Berita Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Ikuti Zoom Meeting dengan Mendagri, Ini Penegasan Tito Karnavian

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, sosialisasi tersebut dalam rangka pemantapan serta evaluasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewajiban Pj

Penulis: Jamaluddin | Editor: Nur Nihayati
Dok Prokopim Pemkab Aceh Besar
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammmad Iswanto SSTP MM (tengah), mengikuti zoom meeting dengan Mendagri Muhammad Tito Karnavian di Pendopo Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (24/8/2022) pagi. DOK BAGIAN PROKOPIM SETDAKAB ACEH BESAR 

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, sosialisasi tersebut dalam rangka pemantapan serta evaluasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewajiban Pj

Laporan Jamaluddin I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammmad Iswanto SSTP MM, mengikuti zoom meeting dengan Menteri Dalam Negeri ( Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, di Pendopo Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (24/8/2022) pagi.

Zoom meeting dengan agenda Sosialisasi Penilaian Penjabat Kepala Daerah tersebut diikuti oleh 65 Pj gubernur serta Pj bupati/wali kota se-Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Pj Bupati Aceh Besar didampingi oleh Asisten I Setdakab Aceh Besar, Farhan AP, dan Inspektur Aceh Besar, Zia Ul Azmi SH.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, sosialisasi tersebut dalam rangka pemantapan serta evaluasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewajiban Pj kepala daerah.

“Selamat bertugas. Laksanakan amanah sebagai Penjabat Kepala Daerah secara baik dan maksimal untuk kemajuan daerah. Jangan sampai terkena OTT karena tidak amanah dalam memimpin,” pinta Mendagri.

Momentum ditunjuk dan sudah dilantik sebagai Pj kepala daerah, ungkap Tito, merupakan kesempatan untuk berbuat hal yang baik sebanyak mungkin dengan menjalankan kebijakan yang selalu prorakyat dan menggapai kemakmuran masyarakat.

Mendagri kembali mengingatkan Pj kepala daerah untuk selalu menjalankan amanah dengan baik dan tidak berbuat kesalahan hingga melanggar hukum.

Untuk itu, Pj kepala daerah diingatkan agar selalu menjaga nama baik pribadi, keluarga, Kemendagri, dan Presiden yang sudah memberi amanah kepada para penjabat kepala daerah tersebut.

Menurut Tito Karnavian, pihaknya terus mendorong dan mendukung para Pj kepala daerah di Indonesia, termasuk di Aceh untuk melakukan berbagai inovasi dan program pembangunan yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jadilah kita semua sebagai teladan bagi masyarakat. Jalankan amanah jabatan ini dengan baik.

Saya bermimpi, para Penjabat Kepala Daerah ini akan lebih bagus kinerjanya dibanding kepala daerah definitif,” ungkapnya.

Mendagri juga mengingatkan penjabat kepala daerah agar membuat laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas setiap tiga bulan sekali.

Pada bagian lain, Menteri Dalam Negeri meminta para Pj gubernur dan Pj bupati/wali kota di seluruh Indonesia untuk melakukan optimalisasi APBD guna mengendalikan inflasi yang terjadi di daerah.

Langkah-langkah yang dapat ditempuh antara lain menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, kestabilan harga pangan, ketersediaan bahan pangan terutama dengan kerja sama antardaerah, serta memberikan bantuan sosial untuk masyarakat yang rentan terhadap dampak inflasi di masing-masing daerah.

Tito juga menyinggung tentang rencana pelaksanaan Pemilu dan Pilkada secara serentak yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2024 nantu.

Kepada para Penjabat Kepala Daerah, Mendagri berharap melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait demi lancarnya agenda pesta demokrasi tersebut. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved