Breaking News

Berita Jakarta

Polisi Dalami Isu 'Kekaisaran Sambo', Hari Ini Komisi III DPR Panggil Kapolri

Isu 'Kekaisaran Irjen Ferdy Sambo' terus menguat setelah penetapan tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir

Editor: bakri
ANTARA/ASPRILLA DWI ADHA
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, bersama Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, memberikan keterangan pers terkait pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022). 

JAKARTA - Isu 'Kekaisaran Irjen Ferdy Sambo' terus menguat setelah penetapan tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Terkait isu tersebut, Mabes Polri melalui Divisi Siber Polri masih melakukan pendalaman.

”Iya, masih didalami oleh (Divisi) Siber," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Selasa (23/8/2022).

Dedi belum mau merinci lebih jauh terkait pendalaman penyidik Siber Polri soal isu pembekingan sejumlah bisnis gelap Ferdy Sambo tersebut.

Hanya saja, ia sempat menyatakan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas seluruh aktivitas ilegal, termasuk perjudian.

”Info dari mana itu, yang pasti semua pekat (judi, narkoba, premanisme) (bakal) ditindak tegas,” kata Dedi.

Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) menduga terkuaknya nama sejumlah personel Polri dalam isu 'Konsorsium 303' ini diduga datang dari kubu 'lawan' Ferdy Sambo yang menginginkan mantan Kadiv Propam itu beserta 'gerbongnya' tergusur.

Baca juga: 6 Kali Jokowi Minta Kasus Sambo Dibuka ke Publik

Baca juga: Polisi Dalami Isu "Kekaisaran Sambo", Komisi III DPR Panggil Kapolri

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, menyebutkan, dokumen yang beredar itu mirip dengan model pemaparan yang dibuat oleh polisi dalam penanganan sebuah kasus.

"Grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303" itu mendadak beredar dan langsung viral di media sosial.

Gambar grafik berbentuk PDF Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 itu beredar setelah beberapa waktu sebelumnya mencuat isu Ferdy Sambo adalah ‘raja beking’ judi di Indonesia.

Disebutkan, selain judi, Ferdy Sambo juga menjalankan sejumlah bisnis gelap lainnya.

Untuk menjalankan bisnis gelap itu, Sambo disebutkan melibatkan sejumlah jenderal bintang dua dan bintang satu.

Grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 itu juga mengungkap adanya keterlibatan sejumlah perwira berpangkat AKP sampai Kombes.

Sugeng melanjutkan, pihaknya lebih menekankan asas praduga tak bersalah bagi sejumlah nama yang ikut tercatut dalam isu ini.

Mengingat tudingan yang dibuat juga belum jelas sumbernya datang dari siapa.

Meski demikian, munculnya isu Konsorsium 303 yang diduga turut libatkan Ferdy Sambo dan sejumlah orang-orang di sekitarnya memperkuat adanya geng mafia di tubuh Polri.

Terkait kasus Ferdy Sambo, Komisi III DPR RI akan memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rabu (24/8/2022) hari ini.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa, mengatakan, pihaknya akan bertanya perkembangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J kepada Jenderal Sigit.

Tak menutup kemungkinan akan bertanya hal-hal lain yang muncul seiring perkembangan kasus tersebut.

"Seperti ada persoalan tiba-tiba berkaitan dengan Satgasus, judi online, narkoba, dan tiba-tiba ada sekian banyak anggota polisi yang terjerat kasus Sambo.

Krena itu, diperlukan tindakan tegas dari Kapolri dalam menindak anggotanya," ujar Desmond di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/8/2022).

DPR juga akan menanyakan isu kerajaan Ferdy Sambo di Mabes Polri.

Kendati demikian, belum ada kepastian apakah rapat hari ini akan terbuka untuk umum atau tertutup.

Menurut Desmond, tergantung pembahasannya. (tribun network/abd/mam/dod)

Baca juga: 24 Personel Polri Dimutasi Buntut Terlibat Skenario Kasus Ferdy Sambo, Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Komnas HAM: Keterangan Istri Ferdy Sambo Akan Diserahkan Ke Penyidik dan Dibuka di Pengadilan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved