Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Pemberdayaan Muallaf Tahap Dua Se-Aceh Rp 1,68 Miliar

Penyaluran bantuan tahap kedua ini, dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden di Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, A

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh, Rahmad Raden, didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Singkil, Faisal, SPd menyerahkan secara simbolis bantuan pemberdayaan muallaf, di Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Jumat (26/8/2022) sore 

Penyaluran bantuan tahap kedua ini, dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden di Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Jumat (26/8/2022) sore.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Baitul Mal Aceh (BMA) salurkan bantuan pemberdayaan muallaf tahap kedua sebesar Rp 1,68 miliar kepada 143 mustahik se-Aceh. 

Sebelumnya BMA telah salurkan bantuan serupa tahap pertama sebesar Rp 396 juta untuk 52 mustahik. 

Penyaluran bantuan tahap kedua ini, dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden di Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Jumat (26/8/2022) sore.

“Tahun ini BMA menganggarkan dana zakat Rp 6,4 miliar untuk kegiatan pada asnaf muallaf.

Sedangkan untuk pemberdayaan muallaf ini, dana zakat yang telah dialokasikan sebesar Rp 3,5 miliar,” kata Rahmad Raden.

Baca juga: Baitul Mal Aceh Bangun Cottage VIP di Pulau Banyak Aceh Singkil, Untuk Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Rahmad Raden mengatakan Pemerintah Aceh melalui BMA memberikan perhatian khusus kepada muallaf sebagai salah satu asnaf yang secara spesifik disebutkan sebagai kelompok penerima zakat. 

Setiap tahunnya BMA menganggarkan bantuan untuk kelompok muallaf itu baik dalam bentuk beasiswa, pemberdayaan ekonomi maupun santunan kepada yang baru ikrar syahadat sebagai muslim.

“Program pemberdayaan muallaf ini merupakan sebuah keniscayaan yang harus kita pikirkan bersama untuk saudara baru kita agar para muallaf merasa diterima dan nyaman sebagai seorang Muslim,” kata Rahmad Raden.

Ia menjelaskan program pemberdayaan muallaf bertujuan untuk memberikan jaminan terhadap pembekalan ilmu akidah, syariah, ibadah serta keberlanjutan ekonomi keluarga muallaf.

“Semoga dengan bantuan ini para muallaf akan lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan kewajiban ibadahnya sebagai umat muslim dan secara ekonomi menjadi mustahik yang mandiri dan produktif,” tukas Rahmad Raden. (*)

Baca juga: Baitul Mal Aceh Telah Salurkan Zakat Rp 45 Miliar

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved