Breaking News:

Berita Politik

Pon Yaya Apresiasi Kerja Keras & Cerdas Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Sudah Lobi 22 Kementerian 

Dalam pertemuan itu, Marzuki menyampaikan lima masalah krusial di Aceh kepada Presiden Jokowi.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua DPRA, Saiful Bahri alias Pon Yaya 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Saiful Bahri alias Pon Yaya mengapresiasi kerja keras dan kerja cerdas Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki.

Upaya yang dilakukan Achmad Marzuki selama ini, menurut Pon Yaya, mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

“Tanggal 26 Agustus 2022, adalah puncaknya Pak Pj Gubernur Aceh untuk menarik perhatian pusat untuk Aceh dengan bertemu Presiden RI, Jokowi di Istana Negara,” ujar Pon Yaya di Banda Aceh, Sabtu (27/8/2022).

Pon Yaya turut serta menemani Pj Gubernur Aceh guna menghadap Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara.

Dalam pertemuan itu, Marzuki menyampaikan lima masalah krusial di Aceh kepada Presiden Jokowi.

Yaitu tentang masih tingginya angka kemiskinan di Aceh yang mencapai 14,46 %.

Baca juga: DPRA Rombak AKD, Pon Yaya Minta Fraksi Kirim Nama, Demokrat Bakal Dapat Jatah

Selain itu, Marzuki juga memaparkan tingginya angka stunting Aceh yang mencapai 33,2 %, dan inflasi Aceh per Juli 2022 mencapai 6,97 %, sedangkan nasional 4,94 %.

Kemudian terkait IPM Aceh masih di bawah rata-rata nasional, yaitu 72,18 %, sedangkan nasional 73,44 %.

Dalam pertemuan itu, Marzuki juga menyampaikan permasalahan turunnya dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dari 2% Dana Alokasi Umum (DAU) nasional atau Rp 7,5 triliun, menjadi 1 % atau Rp 3,7 triliun.

“Presiden akan mengkaji secara intens terhadap dana otsus Aceh,” ujar Pon Yaya yang menyebutkan pertemuan tersebut juga dihadiri Mensesneg RI.

Panggilan dari Presiden RI ini, menurut Pon Yaya, juga disambut Pj Gubernur Aceh dengan mengungkapkan keinginan daerah agar menjadikan Sabang sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain itu, Pj Gubernur Aceh bersama Ketua DPRA juga mengharapkan dukungan penuh dari Presiden RI terkait pelaksanaan PON 2024.

Baca juga: Pj Gubernur Aceh Minta Dukungan Luhut Agar Geotermal Seulawah Bisa Segera Dieksplorasi

Pengembangan industri budidaya perikanan, penetapan Dataran Tinggi Gayo sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, dukungan program transmigrasi lokal, pembangunan jalan missing link Jantho-Keumala, dan jalan Kutacane-Langkat untuk peningkatan perekonomian.

Kepada Presiden, Marzuki juga melaporkan beberapa aksi cepat yang dilakukan Pemerintah Aceh untuk mengentaskan kemiskinan dan membuka akses lapangan kerja kepada masyarakat.

Di antaranya adalah dengan membuka ekspor langsung CPO via pelabuhan di Aceh, membangun Kawasan Lumbung Pangan dan Pakan Ternak, membangun pabrik minyak goreng, tepung tapioka, dan gula, serta membangun agro-industri dan industri atsiri di Aceh.

Pemerintah Aceh juga akan melakukan pembangunan dryport di Bener Meriah untuk ekspor kopi dan produk daerah kawasan tengah Aceh dan melakukan pengawalan potensi investasi seperti Semen Laweung, dan lainnya.

Baca juga: DPRA dan Pj Gubernur Aceh Teken KUA-PPAS, RAPBA 2023 Turun Drastis dari Rp 16 T Kini Jadi Rp 10 T  

“Pj Gubernur Aceh telah mengunjungi 22 kementerian dan lembaga sejak dilantik sampai dengan hari ini,” ujar Pon Yaya.(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved