Selasa, 21 April 2026

Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J Saat Sudah Terjatuh Bersimbah Darah

Ferdy Sambo juga terlihat menembak kepala Brigadir J setelah Richard Eliezer atau Bharada E melayangkan sejumlah tembakan.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Ferdy Sambo peragakan saat Brigadir J sudah tertembak 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Hasil rekonstruksi memperlihatkan adegan saat mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo menembak kepala Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat ketika ajudannya itu sudah telungkup dan bersimbah darah.

Hal ini terungkap berdasarkan video animasi yang dibuat Bareskrim Polri berdasarkan rekonstruksi yang digelar pada Selasa (30/8/2022).

Video itu juga dikonfirmasi Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri Kombes Nurul Azizah pada Rabu (31/8/2022).

Video tersebut memperlihatkan kejadian penembakan sekitar pukul 17.12 WIB.

Ferdy Sambo juga terlihat menembak kepala Brigadir J setelah Richard Eliezer atau Bharada E melayangkan sejumlah tembakan.

Posisi Brigadir J saat ditembak Sambo sudah terjatuh dan bersimbah darah di lantai samping tangga dekat gudang rumah dinas mantan Kadiv Propam itu.

Setelahnya, Sambo pun melayangkan sejumlah tembakan ke tembok dekat tangga dan lemari untuk merekayasa seolah-olah terjadi kejadian baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J.

Baca juga: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tolak Beberapa Adegan Rekonstrusi, Polri Beri Penjelasan

Selain itu, video juga memperlihatkan adegan saat Sambo menyampaikan kata-kata kemarahan kepada Brigadir J sesaat sebelum penembakan.

“Kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali,” kata Ferdy Sambo ke Brigadir J yang ada di depannya, seperti ditayangkan dalam video tersebut.

Setelah itu, Ferdy Sambo juga berteriak kepada Bharada E yang ada di sebelahnya untuk menembak Brigadir J.

“Woy kamu tembak, kau tembak cepat, cepat woy kau tembak,” teriak Sambo ke Bharada E.

Bharada E pun melayangkan tembakan sebanyak tiga atau empat kali ke Brigadir J

Semua kejadian itu terjadi di dalam rumah dinas Sambo dekat meja makan. 

Kejadian penembakan juga disaksikan oleh Bripka RR atau Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Sementara itu, tersangka Putri Candrawathi ada di dalam kamar di rumah dinas tersebut.

Diketahui, rekonstruksi kemarin digelar di dua rumah Ferdy Sambo, yaitu rumah dinas di Kompleks Polri, Duren Tiga, dan rumah pribadi di Jalan Saguling, Duren Tiga.

Rekonstruksi itu memperagakan 78 adegan terkait kejadian di rumah Sambo di Magelang, rumah pribadi di Jalan Saguling, dan rumah dinas di Kompleks Polri.

Total ada lima tersangka dalam kasus penembakan ini. 

Mereka yaitu Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, serta Putri Candrawathi.

Kelima tersangka lainnya dikenakan pasal pembunuhan berencana Pasal 340 juncto 338 juncto 55 dan 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana seumur hidup dan hukuman mati.

Baca juga: Ferdy Sambo Peragakan Adegan Ambil Pistol Brigadir J, Lalu Tembak Dinding Rumah Dinas Duren Tiga

Adegan Rekonstruksi ke-63, Ferdy Sambo dan Bharada E Tembak Brigadir J

 Rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo digelar hari ini, Selasa (30/8/2022). 

Dalam adegan rekonstruksi ke-63, terlihat Sambo berada di belakang Bharada E yang memegang pistol dan mengarahkannya ke Brigadir J.

Peran Bharada E atau Richard Eliezer dalam reka adegan ini digantikan oleh orang lain.

Sebagaimana reka adegan di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Bharada E memang tidak dipertemukan dengan Ferdy Sambo.

Sebelum digantikan pemeran pengganti, Bharada E telah menyampaikan soal adegan saat dirinya menembak Brigadir J kepada penyidik Polri maupun tim eksternal dalam kasus ini.

Dalam reka adegan ke-63 di rumah dinas Ferdy Sambo, terlihat mantan eks Kadiv Propam itu berada di belakang Bharada E yang memegang pistol dan mengarahkannya ke Brigadir J di ruang tengah.

Ferdy Sambo kemudian berpindah ke samping Bharada E yang memegang pistol, lalu berdiri di depan bagian kanan Bharada E.


Tidak lama, terlihat Brigadir J tertelungkup di dekat tangga.

Ketika sudah tertelungkup, Bharada E dalam pengawasan Ferdy Sambo dan masih dengan senjata di tangan, mendekati Brigadir J.

Setelah itu, Ferdy Sambo berganti melihat kondisi Brigadir J yang terkapar di dekat tangga.

Tidak tampak jelas apa yang dilakukan Ferdy Sambo di dekat tubuh Brigadir J, tetapi ada pistol di tangannya.

Jika mengacu pada hasil forensik, ada tembakan yang dilakukan pada belakang kepala Brigadir J.

Namun dalam reka adegan ini, tidak terlihat siapa penembak kepala Brigadir J.

Dalam reka adegan, hanya Ferdy Sambo yang berada di dekat Brigadir J yang dalam posisi telungkup.

Selanjutnya dalam reka adegan, dengan pistol di tangan, Ferdy Sambo mengulang adegan dirinya menembak dinding-dinding di bagian tangga rumah dinasnya.

Bukan hanya menembakkan ke arah dinding tangga, ia juga menembak ke arah lain di bagian tengah rumah dinasnya.

Reka adegan berlanjut ke depan rumah dinas Ferdy Sambo. 

Istri Sambo, Putri Candrawathi, tampak keluar dan kemudian masuk ke dalam mobil.

Selain itu, dalam rekonstruksi ini juga terlihat ada Bripka Ricky Rizal yang turun dari motor kemudian masuk ke dalam rumah dinas.

Sebagai informasi, reka adegan di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Duren Tiga tidak sepenuhnya bisa digambarkan. 

Sebab, ada bagian-bagian yang ditayangkan tidak secara runut oleh Polri TV.

Baca juga: Japan Open 2022 - Sosok Chico Aura Dwi Wardoyo, Pemain asal Papua yang Bantai Kento Momota di BAC

Baca juga: Disdik, DSI dan DPP ISAD Aceh Tandatangani MoU Berantas Radikalisme

Baca juga: Oknum Jaksa Cabuli Anak Laki-laki di Hotel, Korban Lebih dari Satu, Mucikari Kakak Kelas Korban

Kompas.com: Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J Saat Sudah Terjatuh Bersimbah Darah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved