Minggu, 24 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Guru Inspiratif Penyandang Difabel dari Kota Naga

Kepala sekolah menceritakan, banyak prestasi yang pernah diraih SMK Negeri 1 Tapaktuan, baik di tingkat provinsi maupun nasional

Tayang:
Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
BAIHAKI, Kontributor Majalah Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh, melaporkan dari Aceh Selatan 

OLEH BAIHAKI, Kontributor Majalah Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh, melaporkan dari Aceh Selatan

TAPAKTUAN, ibu kota Kabupaten Aceh Selatan, dikenal dengan julukan "Kota Naga", diambil dari kisah legenda Tuan Tapa yang berkelahi dengan seekor naga yang merebut putrinya, Putroe Bungsu.

Tanggal 29 Agustus 2022 saya berkunjung ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tapaktuan.

Sekolah ini perkarangannya bersih, rapi, estetetis, dan hijau lagi sejuk, apalagi tak jauh dari kaki gunung.

Program Bereh yang selama ini digaungkan Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes, sudah terlihat wujudnya di sekolah ini.

Setiba di sekolah ini sambutan hangat diberikan oleh Kepala SMK Negeri 1 Tapaktuan, Kurnaidi MPd yang tak lain adalah kepala sekolah yang pernah menjadi juara I simposium tingkat nasional.

Suguhan secangkir kopi khas dari pegunungan Manggamat, Kecamatan Kluet Tengah yang cita rasanya tak jauh beda dengan kopi Gayo serta sebotol bir pala yang hanya ada di Kota Tapaktuan menemani diskusi tentang prestasi yang pernah diraih sekolah ini.

Kepala sekolah menceritakan, banyak prestasi yang pernah diraih SMK Negeri 1 Tapaktuan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca juga: Gadis Difabel Dirudapaksa 4 Pemuda di Hutan, Korban Diancam dengan Sebilah Parang

Baca juga: Kisah Annisa, Difabel Tangguh Penerima Manfaat Kartu Prakerja, Punya Usaha Jualan Online & Jadi ASN

Baru-baru ini lomba kompetensi siswa (LKS) jenjang SMK menempatkan satu orang siswanya mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional pada cabang lomba desain grafis, salah satu bidang favorit yang dilombakan.

Kemudian, seminggu lalu tim dari sekolah ini juga mewakili Aceh ke ajang nasional kuis Kita Harus Belajar (Kihajar) Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia.

Tak hanya itu, empat hari lalu salah seorang siswa sekolah ini lulus dalam seleksi penerima beasiswa program Aceh Carong dari Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.

Dia satu-satunya siswa SMK Negeri 1 Tapaktuan dari Kabupaten Aceh Selatan yang lulus seleksi beasiswa penuh Aceh Carong untuk melanjutkan studi di Politeknik Manufaktur Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Prestasi lainnya banyak diraih sekolah ini, termasuk guru dan tenaga kependidikan berprestasi mewakili jenjang SMK setiap tahunnya mewakili Aceh Selatan ke tingkat provinsi.

Namun, ada satu fakta menarik yang saya dapati dari diskusi bersama kepala sekolah tentang literasi seorang guru penyandang difabel atau disabilitas.

Pinta Turang Dabutar SPd (41) memiliki cerita inspiratif yang selama ini tidak ingin dipublikasikan.

Baca juga: Pasutri Aniaya Anak Asuh Difabel, Korban Disiram Air Panas dan Diborgol

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved