Breaking News:

Berita Nagan Raya

Harga TBS Kelapa Sawit Terus Naik, Segini Harga Sawit Ditampung PMKS di Nagan Raya

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Nagan Raya terus mengalami kenaikan. 

Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Harga TBS Kelapa Sawit terus naik - Tumpukan TBS sawit masyarakat Abdya di PMKS Mon Jambee, Kecamatan Babahrot, Abdya 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Nagan Raya terus mengalami kenaikan. 

Saat ini, tingkat pabrik minyak kelapa sawit ( PMKS) dibeli berkisar Rp 1.800 - Rp 1.900/kg. 

Sedangkan sebelumnya harga TBS sempat turun di bawah harga Rp 1.000/kg. 

"Secara bertahap terus naik. Kini harga sudah terus membaik," kata Kadis Perkebunan Nagan Raya, Abdul Latif MP kepada Serambinews.com, Rabu (31/8/2022).

Dikatakan, untuk harga ditetapkan Pemerintah Aceh berkisar Rp 1.499 hingga Rp 2.033/kg dengan masa TBS berusia maksimal 25 tahun.

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit di PKS PT ATAK Trumon Aceh Selatan

"Dengan terus membaik harga sehingga petani sawit semakin makmur," katanya.

Berdasarkan data diperoleh Serambinews.com dari Dinas Perkebunan Nagan Raya.

Harga TBS per 29 Agustus 2022 yakni PMKS di Nagan menampung TBS petani sebanyak 7 unit.

Sedangkan 1 unit sudah lama tidak lagi menampung karena PMKS rusak.

Tujuh PMKS dengan harga beli TBS yakni PT Fajar Baizury Brother (FBB) Rp 1.900/kg, PT Ensem Rp 1.850/kg,

PT Sawita Nagan Raya Makmur (SNRM) Rp 1.870/kg, PT Barata Subur Persada (BSP) Rp 1.810/kg. 

Baca juga: Kabupaten dan Kota di Aceh Menunggak Lampu Jalan Rp 25 Miliar

Berikutnya PT Ujong Neubok Dalam (UND) Rp 1.900 kg, PT Raja Marga Rp 1.890/kg, PT. Surya Panen Subur (SPS)2 Rp 1.800/kg.

Satu PMKS lain sudah stop membeli TBS warga karena pabrik sudah lama rusak adalah PT Kharisma Iskandar Muda (KIM).  

Sementara tiga PMKS lain meliputi PMKS PT Socfindo Kebun Seunagan,

PT Socfindo Kebun Seumayam dan PT Kalista Alam (KA) tidak pernah membeli/menampung TBS masyarakat alasan memiliki kebun sendiri.(*)

Baca juga: Sambo Nembak Duluan, Sahroni: Perintah Jabatan, Bharada E Harusnya Bisa Lepas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved