Breaking News:

Opini

Menggali Cuan dari Carbon Trading di Eks Arun

Kabar baik tentang rencana pemanfaatan Lapangan Arun yang berlokasi di Aceh Utara untuk penyimpanan Gas Karbon Dioksida (CO2) cukup banyak diberitakan

Editor: bakri

OLEH TEUKU ANDIKA RAMA PUTRA ST MSc PhD, Lulusan Colorado School of Mine Dosen Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala

BEBERAPA bulan lalu, kabar baik tentang rencana pemanfaatan Lapangan Arun yang berlokasi di Aceh Utara untuk penyimpanan Gas Karbon Dioksida (CO2) cukup banyak diberitakan.

Disebutkan Pemerintah Aceh melalui Badan Usaha Milik Aceh, yaitu PT Pembangunan Aceh (PEMA) sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan ODIN Reservoir Consultant dari Australia pada Jumat 18 Maret 2002 di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Cikini, Jakarta Pusat.

Gubernur Aceh saat itu, Nova Iriansyah, menyambut baik penandatanganan MoU tersebut, karena pengembangan tempat penyimpanan gas tersebut merupakan proyek yang sangat inovatif, sehingga menjadikan PT Arun tetap berfungsi dan beroperasi secara berkelanjutan.

“Saya merasa senang dengan adanya kerja sama ini.

Karena di Aceh (Arun Lhokseumawe) sudah memiliki tempat penyimpanan gas (CO2),” begitu kata Nova dalam sebuah pemberitaan.

Sementara itu, Konsultan perusahaan ODIN Reservoir Consultant- Australia, Andang Bachtiar mengatakan, penyimpanan CO2 di PT Arun dapat menjadi peluang komersial yang sangat besar untuk mengembangkan pasokan gas yang tinggi di Aceh dan sekitarnya.

Semangat positif pun menyeruak di tengah perjuangan dalam menggalakkan perputaran ekonomi di Aceh agar menjadi lebih baik khususnya melalui dukungan untuk industri hulu migas.

Jika benar project tersebut dapat mendatangkan peluang komersial untuk Aceh, ada banyak pertanyaan yang harus dijawab dan sejumlah proyeksi yang harus dipikirkan secara matang.

Baca juga: Tangki Gas Eks Arun Dijadikan Pusat Logistik Gas di Sumatera, Bea Cukai Aceh Fasilitasi PLB

Baca juga: Pengeboran Eksplorasi Migas di Laut Andaman Aceh Dimulai Mei 2022, Ingin Ulangi Capaian PT Arun

Pertama, bagaimana mekanismenya? Kemudian, berapa potensi ekonomi yang mungkin dicapai? Lalu, siapa para pihak yang berwenang mengaturnya? Selanjutnya, apakah hal ini sama dengan industri hulu migas? Bagaimana regulasinya? Belum lagi, apa manfaat yang akan didapatkan oleh rakyat Aceh dari project tersebut? Mari kita mengulik tentang “penyimpanan Gas CO2” atau yang populer disebut Carbon Capture and Storage (CCS) di mesin pencarian.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved