Breaking News:

Santunan

Ahli Waris Syaiful yang Meninggal dalam Kecelakaan Kerja Terima Santunan BPJamsostek Rp 192 Juta

Kedua pekerja di PKS Koperasi Prima Jasa ini mendapat Surat Perintah Tugas Nomor: 001/Pjs MM_KPJ/VI/2022 pada tanggal 23 Juni 2022 beserta 9 pekerja l

Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Foto Humas BPJamsostek
Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Kota Langsa, Muhammad Kurniawan, menyerahkan santunan JKK kepada istri Alm Syaiful Amir, Murniati, di Kantor BPJamsostek Langsa. 

Laporan Zubir I Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kota Langsa, Rabu (31/8/2022) menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp 192 juta kepada ahli waris Syaiful Amir yang meninggal akibat kecelakaan kerja di PKS Koperasi Prima Jasa.

Korban Syaiful Amir meninggal dunia terkena abu boiler ketika sedang bekerja pada 26 Juni 2022 lalu.

Warga Desa Bayeun, Aceh Timur ini meninggal dalam perawatan di RS Bina Kasih Medan, karena luka bakar 85 persen di tanggal 15 Juli 2022.

Sementara santunan tersebut langsung diserahkan oleh Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Kota Langsa, Muhammad Kurniawan, kepada istri Alm Syaiful Amir, Murniati, di Kantor BPJamsostek Langsa.

Kemendagri Minta Pemda Anggarkan Jamsostek Pegawai Pemda Non-ASN

Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Kota Langsa, Muhammad Kurniawan, mengatakan, insiden musibah dialami Alm Syaiful Amir dilaporkan oleh bagian administrasi kantor Koperasi Prima Jasa, Kurnia, dimana almarhum bekerja selama itu.

Kurnia mewakili perusahaan melaporkan kecelakaan kerja yang dialami oleh dua orang tenaga kerja, yaitu Efendi Saputra No KPJ: 13025854186 dan Syaiful Amir No KPJ: 16021087693.

Sosialisasi Jamsostek di Nagan, Bupati Minta BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan untuk Pekerja

Almrhum Syaiful Amie dan temannya Efendi (52) juga terkena luka bakar, mengalami kecelakaan kerja pada hari Jumat, 24 Juni 2022 sekitar pukul 22.00 WIB malam.

Kedua pekerja di PKS Koperasi Prima Jasa ini mendapat Surat Perintah Tugas Nomor: 001/Pjs MM_KPJ/VI/2022 pada tanggal 23 Juni 2022 beserta 9 pekerja lainnya untuk membersihkan dalam dapur boiler, hyder bawah, dan droom bawah.

Lalu, tambah Kurniawan, pada saat melakukan pembersihan boiler, dua pekerja tersebut sedang berada dalam lokasi boiler PKS untuk membersihkan abu/kerak yang berada di dalam boiler dengan menggunakan sekop panjang.

"Ketika sedang membersihkan boiler dengan sekop panjang tiba-tiba debu/kerak yang masih panas terjatuh mengenai tubuh kedua tenaga kerja itu, sehingga mereka mengalami luka bakar serius sehingga perlu di lakukan perawatan awal di RSUD Langsa dan perawatan lanjutan serta di rujuk ke RS Bina Kasih Medan," jelasnya.

Akibat kecelakaan itu, timpal Kurniawan lagi, seorang pekerja yang bernama Syaiful Amir meninggal dunia di RS Bina Kasih Medan pada tanggal 15 Juli 2022 saat sedang dirawat di RS tersebut.

Adapun rekannya Efendi Saputra yang saat itu juga dirawat di ruangan yang sama dengan almarhum Syaiful Amir juga minta untuk lanjut rawatan di Aceh, tepatnya di RS Cut Mutia Langsa.

Hingga kunjungan ini dilakukan oleh petugas ke perusahaan, posisi pasien masih rawat inap di RS Cut Mutia Langsa.

Dia merincikan, almarhum Syaiful Amir menjadi peserta BPJamsostek sejak bulan April 2016 dan di nonaktifkan pada bulan Agustus 2022.

Dengan adanya peristiwa pentingnya perlindungan saat bekerja, karena jika telah terjadi musibah tentunya santunan tersebut dapat meringankan pihak korban.

"Mudah mudahan dengan pemberian santunan ini dapat membantu keluarga yang ditinggalkan," tutup Kurniawan.(*)

VIDEO Kakanwil Buka Madrasah Youth National Intelectual Congress 4 di Asrama Haji Banda Aceh

Datok Penghulu Lapor ke Panwaslih, Terdaftar Sebagai Anggota Parpol

Waspada, Gelombang Laut Capai 3 Meter di Perairan Selat Malaka

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved