Jumat, 24 April 2026

Video

VIDEO VIRAL Murid SD di Deli Serdang Belajar di Teras karena Ruang Kelas Disegel Warga

Aksi ketiga warga ini pun berujung pada penyegelan ruang kelas dengan cara digembok dan diberi balok penghalang di pintu-pintu kelas.

Editor: Thesi Suryadi

SERAMBINEWS.COM - Proses belajar mengajar di SD Islam Al Hidayah di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang terpaksa dilakukan di teras karena ruangan kelas di sekolah itu disegel warga.

Ada tiga orang warga yang disebut melakukan penyegelan.

"Ya terpaksa lah belajar di teras kelas," kata Kepala Sekolah SD Islam Al Hidayah, Ridwan Ahmadi, Kamis 1 September 2022.

Dia menyebut, warga menyegel sekolah itu pada Rabu 31 Agustus 2022 lalu.

Tiga orang yang menyegel itu meminta agar sekolah ditutup karena dianggap ditolak oleh warga sekitar.

Aksi ketiga warga ini pun berujung pada penyegelan ruang kelas dengan cara digembok dan diberi balok penghalang di pintu-pintu kelas.

VIDEO - Berprestasi Tingkat Nasional, Dua Murid SD di Lhokseumawe Terima Penghargaan 

VIDEO VIRAL Karena Dikeluarkan dari Barisan, Murid SD di Bone Kini Dapat Seragam dan Banjir Donasi

VIDEO Klarifikasi Pihak Sekolah Soal Murid SD Dikeluarkan dari Barisan Karena Seragam Menguning

Hal itu dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB saat para siswa telah menyelesaikan proses belajar.

Dia menyebut, selama ini sekolah itu memang menggratiskan biaya sekolah.

Status sekolah itu pun menjadi polemik karena beberapa warga di sana menganggap tanah tempat bangunan sekolah itu adalah tanah wakaf untuk membangun Masjid Al Hidayah.

Dia pun mengklaim pihaknya memiliki bukti bahwa tanah tersebut diperuntukkan untuk membuat sekolah yang dibangun sejak 2004 itu.

Berdasarkan informasi yang diterima dari pengurus sebelumnya, gejolak mulai ada mulai tahun 2012.

Kala itu, kepala dusun di lokasi telah berganti.

Sekolah ini dikatakan sudah beberapa kali di demo warga.

Namun ia heran dahulu sewaktu sekolah ini masih minim murid tidak ada gejolak apa pun.

Akan tetapi, sejak murid sudah mulai ramai, barulah timbul beberapa penolakan. (*)

Sumber: Tribun Pontianak
Video Editor: @thesisuryadi
Narator: @suhiyazahrati

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved