Breaking News:

Luar Negeri

5 Warga Palestina Dieksekusi Hamas, Ini Kesalahan Mereka

Dua diantara lima orang yang dieksekusi tersebut menghadapi tuduhan spionase untuk Israel pada 2015 dan 2009.

Editor: Faisal Zamzami
Anadolu Agency/Salih Zeki Fazl?o?lu
Umat Muslim berkumpul di kompleks Masjid Al-Aqsa untuk berdemonstrasi soal pengakuan Presiden AS Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 8 Desember 2017. 

SERAMBINEWS.COM, GAZA CITY – Kelompok penguasa jalur Gaza, Hamas, meng eksekusi lima warga Palestina pada Minggu (4/9/2022).

Dua diantara lima orang yang di eksekusi tersebut menghadapi tuduhan spionase untuk Israel pada 2015 dan 2009.

Sedangkan tiga lainnya di eksekusi karena melakukan pembunuhan.

Pengumuman eksekusi tersebut disampaikan kementerian dalam negeri yang dikelola Hamas di Jalur Gaza.

Eksekusi kali ini merupakan yang pertama di wilayah kantong Palestina tersebut sejak 2017.

Kasus-kasus hukuman mati yang dilakukan di Gaza telah menuai kritik dari kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Pernyataan dari kementerian dalam negeri tidak memberikan nama lengkap untuk salah satu orang yang dihukum.

Baca juga: Israel Sebut Duta Besar Segera Ditunjuk ke Turki, Minta Kantor Hamas di Istanbul Ditutup

Dua orang yang dituduh mata-mata, masing-masing berusia 44 tahun dan 54 tahun, memberikan informasi kepada Israel yang menyebabkan pembunuhan beberapa warga Palestina.

Kantor Perdana Menteri Israel, yang mengawasi badan intelijen Israel, menolak berkomentar ketika dihubungi Reuters.

“Eksekusi dilakukan setelah selesainya semua prosedur hukum. Putusannya sudah final, dengan pelaksanaan wajib, setelah semua terpidana diberikan hak penuh untuk membela diri,” kata pernyataan kementerian.

 
Kelompok-kelompok hak asasi manusia Palestina dan internasional telah mengutuk hukuman mati dan mendesak Hamas serta Otoritas Palestina untuk mengakhiri praktik tersebut.

Otoritas Palestina menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Baca juga: Pengadilan Israel Vonis Direktur World Vision Palestina 12 Tahun Penjara, Telah Ditangkap Sejak 2016

Berdasarkan hukum Palestina, Presiden Palestina Mahmoud Abbas memiliki keputusan akhir tentang apakah eksekusi dapat dilakukan.

Tapi, Abbas tidak memiliki kekuatan di Gaza karena di wilayah kantong tersebut dikuasai oleh Hamas.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved