Breaking News:

DPRK Banda Aceh

Pusat akan Bangun 150 Rumah Dhuafa di Banda Aceh, Ketua Komisi III DPRK Apresiasi Pj Wali Kota

Terbaru, Pj Wali Kota Bakri Siddiq, berhasil menjemput program rehab dan pembanguan terhadap 150 unit rumah dhuafa di Banda Aceh dari pemerintah pusat

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST 

Terbaru, Pj Wali Kota Bakri Siddiq, berhasil menjemput program rehab dan pembanguan terhadap 150 unit rumah dhuafa di Banda Aceh dari pemerintah pusat.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penjabat atau Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, mulai membawa hasil positif dalam menggerakkan pembangunan kota ke arah yang lebih baik.

Terbaru, Pj Wali Kota Bakri Siddiq, berhasil menjemput program rehab dan pembanguan terhadap 150 unit rumah dhuafa di Banda Aceh dari pemerintah pusat.

Program rumah dhuafa itu akan dilaksanakan oleh Direktorat Jendral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2023 mendatang.

Selain rumah dhuafa, DAK terintegrasi tersebut juga akan dialokasikan untuk membangun jalan, drainase, IPAL Komunal, infrastruktur air bersih dan sanitasi.

Total anggaran yang dikucurkan untuk Banda Aceh sekitar Rp13 miliar.

Baca juga: DPRK Minta Pj Wali Kota Siapkan Langkah Strategis Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM

Atas capaian mengangumkan tersebut, Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, memberikan apresiasi dan memuji kerja cerdas Pj Wali Kota Bakri Siddiq dalam melakukan lobi anggaran ke pemerintah pusat.

Menurut Irwansyah, kinerja Bakri Siddiq sudah on the track, karena sudah bergerak cepat dalam menggalang kemitraan dengan Kementerian terkait.

Pj Wali Kota langsung menjemput bola, tidak berdiam diri berpangku tangan,” ujar Irwansyah.

Politisi muda PKS itu pun mengaku optimis di bawah kepemimpinan Bakri Siddiq, Banda Aceh akan berubah secara signifkan ke arah yang lebih baik.

“Inisiatif dan kreatifitas seperti ini lah yang kita harapkan. Semoga, kerja cerdas ini bisa dicontoh oleh SKPK dan OPD lainnya untuk membangun Kota Banda Aceh melalui anggaran pusat,” harap Ketua Komisi III yang membidangi Keuangan dan Kekayaan Daerah, Prasarana Transportasi dan Sumber Daya Air, Perencanaan Pembangunan; dan Penanaman Modal itu.

Namun Irwansyah tetap mengingatkan, dalam realisasi program tersebut harus tepat sasaran, sesuai aturan, dan dapat bermanfaat untuk warga.

Baca juga: Ketua DPRK Banda Aceh Minta Kadis Kominfotik Blokir Konten Judi Online

Ia juga mendukung lobi-lobi ke pusat untuk terus dilakukan. 

Mengingat, jika hanya mengandalkan APBK yang nilainya sangat kecil, maka tidak mungkin merealisasikan pembangunan yang harus dikebut di segala lini.

Apalagi penerimaan DAU melalui Otsus untuk Pemerintah Aceh juga telah menurun drastis, solusi satu-satunya adalah melalui bantuan kementrian. (*)

 
 
 
 
 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved