Berita Nagan Raya

Tim BKSDA Ledakkan Mercon untuk Usir Gajah Liar dari Permukiman Penduduk di Nagan Raya

Tim BKSDA yang turun ke lokasi berjumlah 6 orang dan sejauh ini kawanan gajah liar itu mulai menjauh.

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
Dok Keuchik Twi Meulesong
Rumah warga rusak akibat diamuk kawanan gajah liar di Nagan Raya, Senin (5/9/2022). 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah dikerahkan ke Nagan Raya

Tim melakukan pengusiran dan menghalau gajah liar supaya menjauh dari permukiman penduduk.

Pengusiran satwa dilindungi tersebut dilakukan dengan meledakkan mercon serta ledakan karbit. 

"Tim BKSDA sudah di lokasi gangguan gajah. Tim dari BKSDA Resort Aceh Barat," kata Camat Seunagan Timur, Salvinar Evi kepada Serambinews.com, Rabu (7/9/2022).

Tim BKSDA yang turun ke lokasi berjumlah 6 orang dan sejauh ini kawanan gajah liar itu mulai menjauh.

Meski demikian, kewaspadaan serta upaya mengusir gajah tersebut masih terus dilakukan. 

Baca juga: Kawanan Gajah Liar Resahkan Warga, Camat Sakti Tinjau Lokasi Sawah Dirusak, Petani kian Menderita

"Kita harapkan gajah liar itu terus menjauh," kata Camat Seunagan Timur yang sudah beberapa hari turun ke desa tempat munculnya gajah liar tersebut.

Dikatakan Camat, rumah yang dirusak gajah liar itu tidak berpenghuni.

Sedangkan rumah yang dihuni tidak didatangi gajah. 

Namun Pemkab Nagan Raya terus berkoordinasi dengan BKSDA guna memastikan gajah liar bisa terus menjauh dari permukiman penduduk.

Seperti diberitakan, kawanan gajah liar yang diperkirakan sebanyak 5 ekor kembali berkeliaran di sekitar permukiman penduduk sejumlah desa di Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya

Warga di wilayah itu resah dan berharap segera ditangani.

Baca juga: VIDEO UPDATE Gajah Liar Berkeliaran di Pemukiman Warga Nagan Raya

Sejumlah desa yang penduduk resah serta gajah berkeliaran tidak jauh dari permukiman adalah Desa Blang Lango, Twi Meulesong, Kila, Kandeh, dan Blang Teungku. 

Laporan sementara ada rumah yang rusak, namun masih didata pihak terkait.

Keuchik Twi Meulesong, Afandi dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan, gangguan gajah liar kembali muncul. 

Warga berharap adanya penanganan dari instansi terkait.

Baca juga: Gajah Liar Kembali Berkeliaran di Sekitar Permukiman Warga Seunagan Timur Nagan Raya

Dengan penanganan sehingga gajah liar biasa menjauh dari permukiman.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved