Breaking News:

Internasional

Israel Tolak Seruan Amerika Serikat, Operasi Militer Tetap Dilanjutkan di Palestina Tanpa Henti

Israel mengisyaratkan menolak seruan Amerika Serikat (AS) untuk meninjau aturan keterlibatan di Tepi Barat, Palestina yang diduduki saat ini.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Menahem KAHANA
Anggota pasukan keamanan Israel dikerahkan untuk menjaga aktivis Palestina dan Israel yang mengibarkan bendera Palestina di sebuah rapat umum dekat Rumah Sakit Augusta Victoria di Jerusalem Timur selama kunjungan Presiden AS pada Jumat (15/7/2022). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Israel mengisyaratkan menolak seruan Amerika Serikat (AS) untuk meninjau aturan keterlibatan di Tepi Barat, Palestina yang diduduki saat ini.

Israel menegaskan akan tetap melanjutkan serangkaian operasi militer setiap hari terhadap gerilyawan di daerah di mana puluhan warga Palestina telah tewas.

“Tidak ada yang akan mendikte aturan keterlibatan kami, ketika kami berjuang untuk hidup kami,” kata Perdana Menteri Israel Yair Lapid pada upacara militer di Haifa, Kamis (8/9/2022).

Dilansir AP, dia menggemakan pernyataan sebelumnya oleh Menteri Pertahanan Benny Gantz.

Departemen Luar Negeri AS pada Selasa (6/8/2022) mengatakan Washington akan mendesak Israel untuk meninjau aturan praktik keterlibatan militer di Tepi Barat.

AS telah menyimpulkan jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh kemungkinan ditembak secara tidak sengaja oleh seorang tentara Israel.

Baca juga: Israel Bawa Pulang Catatan Berbahasa Ibrani Kuno Berusia 2.700 Tahun, Ditemukan Kebetulan di AS

Palestina menuduh Israel sengaja menargetkan Abu Akleh, yang terbunuh pada 11 Mei 2022 saat meliput serangan Israel di kota benteng pejuang Palestina Jenin, tetapi Israel menyangkal hal ini.

Israel telah menyatakan kesedihan atas kematian jurnalis itu," kata Lapid.

"Itu menjadi tragedi yang terjadi dalam sebuah insiden di mana ada tembakan musuh yang berat," tambahnya.

"Pasukan Pertahanan Israel tidak pernah dengan sengaja menembak orang yang tidak bersalah,” klaim Lapid.

Israel telah meningkatkan serangannya ke Tepi Barat sejak gelombang serangan jalanan Palestina yang mematikan di kota-kota Israel.

Dalam serangan terbaru pada Rabu (7/9/2022), pasukan Israel membunuh seorang anggota Jihad Islam Palestina.

Baca juga: Pasukan Israel Hancurkan Sebuah Apartemen di Jenin, Bentrokan Pecah, Seorang Pria Palestina Tewas

Sebagai bagian dari penyisiran keamanan hampir setiap malam, tentara melakukan penangkapan dan pencarian di beberapa lokasi, termasuk Desa Tubas.

Di mana dikatakan sebuah alat peledak rakitan dilemparkan dan tembakan dilepaskan ke tentara, yang membalas tembakan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved