Breaking News:

Seorang Ibu Luka Parah Usai Bertarung Lawan Harimau dengan Tangan Kosong, Demi Selamatkan Bayinya

Serangan hewan liar terhadap manusia yang tinggal di area cagar harimau tersebut sudah biasa terjadi.

Editor: Faisal Zamzami
BBC INDONESIA
Archana Choudhary melawan harimau dengan tangan kosong (Kiri). Bayi yang menjadi korban serangan harimau sedang digendong ayahnya - ia mengalami luka di bagian kepala (Kanan). 

SERAMBINEWS.COM, JABALUR - Seorang ibu di Negara Bagian Madhya Pradesh, India, mengalami luka parah setelah bertarung dengan harimau demi menyelamatkan bayinya yang berusia 15 bulan.

Archana Choudhary bertarung dengan tangan kosong melawan harimau selama beberapa menit, sebelum akhirnya penduduk desa mendengar teriakannya dan kemudian datang menolong.

Baik ibu maupun bayinya itu kini harus dirawat di rumah sakit.

Serangan harimau terjadi pada Minggu (4/9/2022) di pinggiran cagar harimau Bandhavgarh.

Serangan hewan liar terhadap manusia yang tinggal di area cagar harimau tersebut sudah biasa terjadi. 

Para penduduk desa mengatakan kepada BBC Hindi, gajah juga masuk ke area permukiman warga dan merusak kebun mereka.

Di seluruh India, warga yang tinggal di wilayah yang berdekatan dengan hutan dan taman nasional telah menyaksikan peningkatan konflik manusia dan satwa liar.

Baca juga: Khawatirkan Krisis Pangan, Bangladesh Impor Beras dari Vietnam dan India

Para ahli mengatakan hal ini karena urbanisasi yang cepat telah menghancurkan tempat tinggal alami satwa. 

Akibatnya, satwa liar terpaksa masuk desa atau kota untuk mencari mangsa atau mencari tempat berlindung.

Dalam kasus serangan terakhir--Archana dan bayinya sedang berada di ladang saat seekor harimau muncul dari semak-semak dan kemudian menyerang sang anak.

Media Times of India melaporkan bahwa harimau tersebut sudah menancapkan giginya ke kepala bayi, dan berusaha untuk menariknya jauh dari Archana.

Namun, Archana tidak tinggal diam. Dia langsung turun tangan melawan sang harimau

Teriakan minta tolong Archana telah menarik perhatian warga dari desa terdekat. 

Warga datang dengan tongkat kayu dan mengusir harimau tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved