Breaking News:

Kupi Beungoh

Membawa Penikmat Kopi dari Singapore Langsung ke Tanoh Gayo, Mungkinkah?

Berharap siapapun penikmat kopi bisa langsung datang ke Tanoh Gayo..semoga bisa diwujudkan...Aamiin..

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Muslim Armas, pengusaha nasional asal Pidie yang menjabat sebagai Ketua Umum Syarikat Alumni Institut Teknologi Bandung (SA-ITB). 

Oleh: Muslim Armas*)

ARTIKEL ini lahir dari sebuah diskusi kecil di grup whastApp FGD – Tokoh Aceh Nasional, beberapa hari lalu.

Adalah postingan link video Youtube TribunGayoTV dengan judul “Festival Panen Kopi Gayo 2022 Bentuk Sukacita Petani Kopi”, yang memantik diskusi ringan, tapi penuh makna ini.

Postingan itu awalnya direspons oleh Almuniza Kamal, Kepala Dinas Pariwisata Aceh.

Almuniza mengatakan, saat ini 70 persen kopi gayo diekspor ke luar dari Aceh.

Ia berharap, ke depan, dengan kolaborasi hasil kopi dan kepariwisataan menjadi satu kesatuan, ekspor kopi gayo ke luar negeri bukan lagi menjadi prioritas, tapi kita harus membawa para penikmat kopi di dalam dan luar negeri itu, untuk langsung mencicipinya di Tanoh Gayo.

“Berharap siapapun penikmat kopi bisa langsung datang ke Tanoh Gayo..semoga bisa diwujudkan...Aamiin..,” tulis Almuniza di akhir postingannya.

Kalimat “berharap” dan “semoga bisa diwujudkan”, menandakan adanya sedikit keraguan dalam Almuniza Kamal untuk membawa para penikmat kopi ke Tanoh Gayo (Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara).

Bisa jadi Almuniza tak mau sesumbar, atau boleh jadi juga karena kewenangan “membawa penikmat kopi dari luar negeri” ke Aceh ini, tidak berada penuh di tangan Kadis Pariwisata, melainkan butuh dukungan dari banyak pihak.

Alasan kedua ini bisa dimaklumi, karena dinas pariwisata tidak mengelola bandara dan berbagai fasilitas lain yang bisa membawa para penikmat kopi langsung ke Tanoh Gayo.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved