Rabu, 3 Juni 2026

Video

VIDEO Mediasi Terkait Dugaan Perusakan HP Wartawan Serambi Saat Demo Tolak Kenaikan BBM di DPRA

Mediasi berlangsung santai sambil mengumpulkan sejumlah bukti foto dan rekaman CCTV saat kejadian itu berlangsung.

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Thesi Suryadi

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol M Ryan Citra Yudha memediasi jurnalis Harian Serambi Indonesia, Indra Wijaya dengan salah seorang personel di bawah jajaran Polresta Banda Aceh yang diduga merusak handphone Indra saat meliput aksi demo BBM oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry yang berakhir ricuh di depan DPRA, Rabu (7/9/2022).

Hasil mediasi, personel polisi tersebut mengakui bahwa sempat bersinggungan dengan Indra hingga menyebabkan HP-nya jatuh dan pecak LCD.

Mediasi tersebut turut didampingi sejumlah jurnalis dan pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh yang dipimpin oleh Ketua Advokasi, Rahmat Fajri.

Mediasi berlangsung santai sambil mengumpulkan sejumlah bukti foto dan rekaman CCTV saat kejadian itu berlangsung.

Kompol M Ryan Citra Yudha secara terbuka membeberkan bukti rekaman CCTV kepada awak media dan Indra Wijaya, Ia berulang kali mengonfirmasi posisi Indra saat meliput aksi demo tersebut.

Kemudian Ia secara teliti melihat satu persatu bukti foto dari rekan-rekan jurnalis hingga mengerucut kepada satu personel yang berada dekat dengan posisi Indra Wijaya saat terjadinya insiden tersebut.

Alhasil, Kompol M Ryan Citra Yudha memanggil personel tersebut dan datang ke lokasi mediasi di salah satu warung kopi di Banda Aceh.

Di hadapan Indra dan para jurnalis, Ryan mengonfirmasi kepada personel dimaksud apakah benar saat kejadian tersebut Ia berada di dekat Indra?

Secara terbuka kemudian personel dimaksud menjawab dan mengakui benar berada di dekat Indra.

Ia mengakui bahwa benar sempat bersinggungan dengan Indra saat kejadian tersebut.

"Benar, saya minta maaf karena sudah menyebabkan HP-nya jatuh, tapi saya tidak sengaja melakukan hal itu. Karena kemarin saat kejadian kan sudah chaos, dilempar batu. Saya pun masuk, mungkin di situ tertepis karena bersinggungan," kata personel tersebut.

Setelah mendengar cerita dan berulang kali konfirmasi baik kepada Indra dan kepada personel dimaksud, Kasatres dan para jurnalis yang hadir pun menyakini bahwa HP Indra jatuh karena ada gesekan yang terjadi antara Indra dan personel dimaksud.

"Alhamdulillah, kita sudah mendapat keterangan yang valid baik dari Indra dan personel kami. Kami tentu memohon maaf atas insiden ini, semoga ini tak terulang kembali di masa akan datang," katanya.

Kemudian, selanjutnya persoalan ini kata Ryan akan disampaikan kepada Kapolresta Banda Aceh terkait bagaimana penyelesaian selanjutnya.

Namun, dalam pertemuan tersebut ditegaskan, bahwa pihaknya juga siap mengganti kerugian yang dialami Indra Wijaya.

Di akhir pertemuan itu, Indra dan personel tersebut juga langsung bersalam-salaman.

Kompol Ryan sendiri menyampaikan terima kasih kepada Indra atas kebesaran hatinya dan kepada Media Serambi Indonesia dan juga para jurnalis di Aceh atas kejadian tersebut.(dan)

Video Editor: @thesisuryadi
Narator: @suhiyazahrati

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved