Breaking News:

Internasional

Badan Survei Geologi AS Sempat Mengeluarkan Peringatan Tsunami di Papua Nugini

Badan Survei Geologi AS (USGS) sempat mengeluarkan peringatan tsunami seusai gempa 7,6 skala Richter mengguncang Papua Nugini pada Minggu (11/9/2022).

Editor: M Nur Pakar
AP
Peralatan masak berserakan di lantai dapur rumah Renagi Ravu di kota Kainantu, seusai gempa guncang timurlaut Papua Nugini, Minggu (11/9/2022) 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Badan Survei Geologi AS ( USGS) sempat mengeluarkan peringatan tsunami seusai gempa 7,6 skala Richter mengguncang Papua Nugini pada Minggu (11/9/2022).

Tetapi, tidak beberapa lama kemudian ancaman itu dan berlalu.

Namun, mencatat mungkin masih ada fluktuasi permukaan laut kecil di beberapa wilayah pesisir.

Dilansir AP, penduduk setempat di Madang mengatakan merasakan getaran yang sangat kuat.

Gempa itu terjadi pada kedalaman 61 kilometer, sekitar 67 kilometer dari kota dataran tinggi
Kainantu, kata USGS.

Baca juga: Gempa Terkini Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Barat Daya, Begini Penjelasan BMKG

Gempa Papua Nugini terjadi satu jam setelah dua gempa berturut-turut di barat, di beberapa bagian
kepulauan Indonesia yang luas.

Gempa pertama, tercatat pada pukul 02:10 waktu setempat (UTC+03:00) dengan kekuatan 6,1 SR.

Dimana, mengguncang Kepulauan Mentawai di lepas pantai barat pulau Sumatra,kata Badan Geofisika (BMKG).

Magnitudo 5,3 di area yang sama 14 menit kemudian, BMKG melaporkan.

Media online lokal mengatakan satu orang terluka di kepala akibat tertimpa kayu.(*)

Baca juga: Hujan Deras dan Tanah Longsor Hambat Misi Penyelamatan Korban Gempa di China

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved