Breaking News:

Berita Bireuen

Bangunan Baru Pasar Kota Bireuen Belum Bisa Difungsikan, Ini Penyebabnya

Anggaran tambahan diusulkan sebesar Rp 1,6 miliar, tetapi informasi diperoleh yang sudah  disetujui Rp 1,2 miliar lebih.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Bireuen, Ir Alie Basyah MSi, Sabtu (09/09/2022) bersama Kabid Penataan Pasar dan Pelayanan Retribusi, Zulfikar dan lainnya melihat kondisi pasar Bireuen di komplek pasar ikan lama Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Bangunan baru pasar Kota Bireuen di bekas pasar ikan lama Dusun Capa Utara, Gampong Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang Bireuen walaupun bangunan pasar sudah siap tahun 2021 lalu, namun hingga awal September 2022  belum bisa difungsikan dan belum ditempati pedagang.

Penyebab belum difungsikan karena jalan sekitar lingkungan pasar dan saluran buangan belum dibangun dan akan dibangun tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Bireuen, Ir Alie Basyah MSi, Sabtu (09/09/2022) pagi kepada Serambinews.com,  saat melihat kondisi pasar tersebut bersama Kabid Penataan Pasar dan Pelayanan Retribusi, Zulfikar.

Disebutkan, bangunan pasar tersebut dibangun 2021 lalu dengan dana bersumber Otsus Rp 5,8 miliar, bangunan berupa los dengan jumlah toko sebanyak 100 unit lebih.

“Kami melihat kondisi bangunan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penanganan secara darurat apa yang bisa dilakukan sementara sambil menunggu anggaran tahun 2023 untuk pembangunan saluran dan jalan lingkaran pasar,” ujarnya.

Intinya, sejumlah fasilitas pendukung belum ada, sehingga belum bisa ditempati pedagang. Disebabkan belum adanya fasilitas pendukung maka bangunan belum dibagikan kepada  pedagang karena beberapa fasilitas pendukung belum ada, ujarnya dan mengaku sudah menyampaikan permasalahan pasar tersebut kepada Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD.

Sarana belum ada katanya, seperti jalan akses ke pasar, jalan lingkungan pasar, saluran, dan juga belum ada jaringan listrik. “Soal listrik mungkin bisa ditangani, namun untuk jalan lingkungan pasar dan juga saluran butuh anggaran besar,” katanya.

Disebutkan, langkah yang sudah dilakukan dinas telah mengusulkan anggaran pembangunan fasilitas di pasar Bireuen dan sudah mendapat lampu hijau dan sedang dalam pembahasan, berharap dikucurkan 2023 mendatang, ujarnya.

Disebutkan, anggaran tambahan diusulkan sebesar Rp 1,6 miliar, tetapi informasi diperoleh yang sudah  disetujui Rp 1,2 miliar lebih.

“Mudah-mudahan berbagai fasilitas pendukung pasar Bireuen tertangani tahun depan, dengan adanya fasilitas lengkap dapat dibagikan kepada para pedagang,” ujarnya.(*)

Baca juga: PSSB Bireuen Mulai Seleksi Calon Pemain

Baca juga: Pasar Bireuen Belum Difungsikan, Beberapa Fasilitas Pendukung belum Dibangun

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved