Breaking News:

Berita Luar Negeri

Lawan Rusia Dalam Perang, Pentagon Harap Sekutunya Tingkatkan Produksi Senjata Untuk Ukraina

Pentagon pun berharap para sekutunya ikut serta meningkatkan produksi senjata mereka untuk membantu Ukraina melawan Rusia

Editor: Muhammad Hadi
Thumbnail Serambi On TV
Amerika Serikat Bantu Ukraina - Produsen senjata asal AS, Lockheed Martin, berencana untuk melipatgandakan produksi rudal Javelin. Rusia ini menjadi andalan Ukraina dalam menghancurkan tank-tank Rusia di medan tempur 

Lawan Rusia Dalam Perang, Pentagon Harap Sekutunya Tingkatkan Produksi Senjata Untuk Ukraina

SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat makin terbuka dalam kampanye mendukung Ukraina berperang melawan Rusia.

Bukan hanya menggalang dukungan sanksi yang dijatuhkan kepada Moskow.

Tapi Amerika Serikat makin gencar mengajak sekutuknya untuk memproduksi senjata demi diserahkan kepada Ukraina.

Senjata-senjata dari negara-negara Barat ini sangat diperlukan tentara Ukraina di garis depan dalam memberikan perlawanan kepada Rusia.

Baca juga: Serangan Balik Ukraina Kejutkan Pasukan Putin, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov Kritik Tentara Rusia

Niatan ini pun telah disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin minggu lalu di Jerman, ketika menghadiri pertemuan Grup Kontak Ukraina, kelompok 50 negara yang mendukung Ukraina dalam perang.

Kepala akuisisi senjata Pentagon Bill LaPlante telah memastikan bahwa kelompok itu akan bertemu lagi di Brussels pada 28 September untuk menyamakan visi dalam peningkatan produksi senjata.

Dilansir dari The Straits Times, Pentagon telah menyediakan sekitar 800.000 peluru artileri 155mm ke Ukraina.

Sayangnya, AS hanya memiliki satu pabrik untuk memproduksi, yaitu pabrik General Dynamics di Pennsylvania.

Pabrik itu pun hanya mampu memproduksi 14.000 peluru per bulan.

LaPlante mengatakan bahwa Pentagon telah menyiapkan rencana untuk meningkatkan produksi hingga 36.000 per bulan yang diharapkan tercapai dalam waktu tiga tahun.

Baca juga: Ukraina Klaim Militernya Berhasil Ambil Alih Beberapa Kota yang Direbut Rusia

Pentagon pun berharap para sekutunya ikut serta meningkatkan produksi senjata mereka untuk membantu mengisi kembali persediaan yang mulai habis karena diserahkan ke Ukraina.

AS telah menjadi pemasok senjata utama ke Ukraina selama perang dengan Rusia.

Negeri Paman Sam telah menjanjikan per senjataan senilai US$15,2 miliar, termasuk rudal anti-tank Javelin, artileri dan amunisi yang kompatibel dengan per senjataan NATO.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved