Video

VIDEO 850 Personel dari Tiga Polres Amankan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Lhokseumawe

Untuk rangkaian insiden tersebut, pihaknya memastikan akan melakukan penelusuran dan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: T Nasharul

Laporan: Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM - Seribuan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Unimal Bersama Rakyat berdemo di Gedung DPRK Lhokseumawe, Senin (13/9/2022).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, menyebutkan dalam upaya mengamankan aksi demo kali ini, pihaknya menerjunkan sekitar 850 personel yakni dari Polres Lhokseumawe.

Lalu ditambah 75 personel Polres Bireuen, 75 Personel Polres Aceh Utara, satu Kompi Brimob, dan juga dari Satpol PP.

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan BBM di Lhokseumawe Ricuh, Mahasiswa Sebut Ada Penyusup Ada yang Ingin Buat Chaos

Disamping itu, saat aksi berlangsung, diakuinya sempat batu berterbangan dari jalan, yakni dari luar pagar DPRK Lhokseumawe hingga memecahkan dinding kaca gedung DPRK.

Disamping juga diakuinya adanya seorang personelnya, yakni Ipda Agus yang mengalami luka dibagian kepala.

Untuk rangkaian insiden tersebut, pihaknya memastikan akan melakukan penelusuran dan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut.

Serta Kapolres Lhokseumawe juga memastikan, selama aksi demo berlangsung, tidak ada mahasiswa yang diamankan.

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Sempat Ricuh, Dinding Kaca DPRK Lhokseumawe Pecah


Kapolres Lhokseumawe juga sangat menyayangkan bisa terjadinya kericuhan. Karena menurutnya berdemokrasi memang diatur dalam aturan.

Namun, mengganggu ketertiban umum dan merusak fasilitas umum, itu tidak dibenarkan.(*)

Narator: Rara
Editor: T. Nasharul

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved