Video
VIDEO Aksi Polwan Lhokseumawe Bagi Bunga dan Air Mineral Ke Demonstran
Puluhan santri dan santriwati yang tergabung dalam Aliansi Bela Rakyat (Anbar) wilayah Pase berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: T Nasharul
Laporan: Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM - Ada yang unik saat petugas kepolisian dari Polres Lhokseumawe yaitu Polisi Wanita (Polwan) ketika melakukan pengamanan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Gedung DPRK Lhokseumawe.
Para pendemo yang terlihat lelah karena terik matahari, para polwan yang bertugas sebagai negoisator itu langsung memberi air mineral ke pendemo, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Tidak hanya itu saja, polwan juga memberikan bunga bentuk kepedulian Polisi terhadap peserta aksi demo, hal itu sebagai penanda agar aksi unjuk rasa tidak anarkis, kondusif dan aman.
Baca juga: Sejuknya Aksi Demo di DPRK Lhokseumawe, Polwan Bagi-bagi Air Mineral hingga Bunga ke Demonstran
Dan ini merupakan sikap humanis dari petugas kepolisian Polres setempat, sehingga aksi unjuk rasa bisa berjalan dengan baik, aman dan tertib.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto mengatakan puluhan santri dan santriwati yang tergabung dalam Aliansi Bela Rakyat (Anbar) wilayah Pase mendatangi kantor DPRK Lhokseumawe untuk berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Amatan Serambinews.com, mereka tiba pukul 10.30 WIB kekantor tersebut secara bergantian melakukan orasi dan pihak kami Polwan dan Personel dari Polres Lhoksuemawe juga berjaga di depan pintu kantor itu. Selain itu ada beberapa personel dari Pol PP yang ikut membantu mengamankan aksi tersebut.
Kapolres menambahkan, para peserta aksi unjuk rasa diterima oleh Ketua DPRK Lhokseumawe Ismail A Manaf beserta anggota Dewan lainnya.
Baca juga: Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Terluka, Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Aceh
Dalam hal ini Ketua DPRK sepakat dan menampung semua aspirasi rakyat menolak kenaikkan BBM. Dirinya berjanji akan menyurati pimpinan tertinggi dari lembaga DPR RI.
Sementara itu penasehat Anbar, Tgk Muslim At-Thahiry menyampaikan orasinya dan meminta Presiden Jokowi untuk membatalkan kenaikan harga BBM dan tarif dasar listrik.(*)
Narator: Rara
Editor: T. Nasharul