Breaking News:

Berita Jakarta

Biaya Hidup Tinggi, Penghasilan tak Mencukupi,1 Keluarga Kurang Mampu asal Aceh Pilih Pulang Kampung

Warga Syamtalira Bayu, Aceh Utara ini dipulangkan melalui jalan darat, dengan menumpangi bus Putra Pelangi, lewat Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Muslim dan Rosmiati, serta dua orang anaknya berfoto dengan salah satu staf BPPA, di Kantor BPPA di Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 12 September 2022. 

"Kami juga harus bayar kontrakan di sini. Apalagi anak pertama saya seharusnya sudah bisa masuk sekolah dasar tahun ini, tapi biaya di sini sangat mahal,"

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan keluarga kurang mampu asal Aceh Utara, Muslim (33) dan Rosmiati (29), serta dua orang anaknya Arkan (7) dan Arecha (2) dari Jakarta.

Warga Syamtalira Bayu, Aceh Utara ini dipulangkan melalui jalan darat, dengan menumpangi bus Putra Pelangi, lewat Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa 13 September 2022 sore.

Kepala BPPA Kepala BPPA Akkar Arafat S.STP, M.Si mengatakan, pihaknya siap membantu warga Aceh kurang mampu di Jabodetabek dan sekitarnya.

Karena dinilai merupakan tanggungjawab sebagai perwakilan pemerintah Aceh di Ibukota Jakarta.

"Masyarakat Aceh yang ada di Jabodetabek dan membutuhkan bantuan pemerintah jangan sungkan untuk datang ke BPPA, sesuai amanah Pj Gubernur Aceh untuk terus memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan," kata Akkar.

Baca juga: Pemerintah Aceh Pulangkan 10 Nelayan dari Thailand, Ini Nama dan Asalnya

Sementara itu, Muslim, warga Aceh Utara mengatakan yang sudah berada diperantauan sejak dua tahun yang lalu, ke Ibukota Jakarta membawa isteri serta anak-anaknya ingin mencari pekerjaan.

"Sejak pertama saya dan keluarga tiba di Jakarta belum mendapatkan pekerjaan tetap.

Jadi saya kerjanya serabutan, apa saja saya kerjakan, kadang-kadang jadi tukang bangunan, yang penting bisa menafkahi keluarga," kata Muslim.

Muslim dan keluarga yang tinggal di rumah kontrakan di kawasan Pondok Cina, Depok, Jawa Barat itu, mengaku ingin pulang ke Aceh.

Karena biaya hidup di sini sangat tinggi, ditambah lagi dengan penghasilannya yang tak mencukupi.

Baca juga: Ekonomi Rakyat Makin Sulit, Haji Uma Ingatkan Pemerintah Pertimbangkan Kembali Kebijakan Harga BBM

"Kami juga harus bayar kontrakan di sini. Apalagi anak pertama saya seharusnya sudah bisa masuk sekolah dasar tahun ini, tapi biaya di sini sangat mahal," sebutnya.

Makanya, ia meminta bantuan kepada Badan Penghubung Pemerintah Aceh, dengan harapan bisa dipulangkan ke kampung halamannya.

Dan ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh karena sudah membantu memfasilitasi pemulangan mereka.(*)

Baca juga: Ayah di Aceh Selatan Rudapaksa Anak Gadisnya Berkali-kali, Pernah di Bulan Puasa Saat Rumah Sepi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved