Breaking News:

Info Kota Sabang

Kejari dan IAD Daerah Sabang inisiasi Adhyaksa Peduli Stunting

kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Kejari dan IAD Daerah Sabang, terhadap program penanganan stunting di Provinsi Aceh

Editor: IKL
Humas Kejari Sabang
Kajari Sabang, Choirun Parapat, SH MH bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang melaksanakan kegiatan Adhyaksa Peduli Stunting, yang berlangsung di Posyandu Cempala Gampong Balohan, Kota Sabang, Rabu (14/9). 

SERAMBINEWS.COM - Kejaksaan Negeri Sabang bersama IAD Daerah Sabang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang melaksanakan kegiatan Adhyaksa peduli Stunting, di Posyandu Cempala Gampong Balohan, Kota Sabang, Rabu (14/9).

Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Choirun Parapat, SH.,MH mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Kejari dan IAD Daerah Sabang, terhadap program penanganan stunting di Provinsi Aceh yang secara masif telah digagas dan dilaksanakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar, SH.,MH bersama Ketua IAD Wilayah Aceh Ny. Anita Bambang.

Kajari Sabang, Choirun Parapat, SH MH bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini dan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang melaksanakan kegiatan Adhyaksa Peduli Stunting, yang berlangsung di Posyandu Cempala Gampong Balohan, Kota Sabang, Rabu (14/9).

"Ini juga bentuk kepedulian Kami bersama IAD Daerah Sabang untuk turut berpartisipasi mencegah dan membantu penanganan masalah stunting di Kota Sabang," jelas Choirun.

Lanjutnya, sebagaimana diketahui stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia dua tahun.

Lanjutnya, rangkaian kegiatan Adhyaksa Peduli stunting ini, meliputi pemberian obat-obatan di posyandu kepada balita, penimbangan dan pengukuran berat badan anak, pemeriksaan kehamilan, pemberian imunisasi, dan edukasi yankestrad.

Baca juga: Kejari Sabang Kembali Damaikan Kasus Sengketa Melalui Restorative Justice

"Selain itu, Ketua IAD Daerah Sabang Ny. Cherdina C. Parapat beserta pengurus IAD Daerah Sabang juga turut memberikan bantuan makanan tambahan kepada balita," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sabang dr. Edi Suharto menyebutkan berdasarkan data per Agustus 2022, terdapat 411 Anak di Kota Sabang mengalami stunting yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Sabang dan menempati posisi ke 4 terendah di Provinsi Aceh.

"Untuk itu, Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Kejaksaan Negeri Sabang yang ikut berpartisipasi membantu pencegahan stunting di Kota Sabang," tambahnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved