Breaking News:

Berita Aceh Besar

Pj Wali Kota Banda Aceh Tinjau WTP Lambaro

Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq kembali meninjau unit Water Treatment Plant (WTP) Perumdam Tirta Daroy, di kawasan Lambaro

Editor: bakri
For Serambinews.com
Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq meninjau unit Water Treatment Plant (WTP) Perumdam Tirta Daroy di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Rabu (13/7/2022). 

BANDA ACEH - Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq kembali meninjau unit Water Treatment Plant (WTP) Perumdam Tirta Daroy, di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Selasa (13/9/2022).

Bakri meninjau fasilitas pengolahan air bersih yang bersumber dari Krueng Aceh tersebut.

Tampak mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin, Dirut Perumdam Tirta Daroy T Novizal Aiyub, Direktur Teknik Irwandi, dan Direktur Administrasi dan Keuangan Samirul Fuadi.

Kunjungan keduanya pasca dilantik pada Juli lalu itu, untuk memastikan ketersediaan air bersih yang didistribusikan ke puluhan ribu pelanggan.

Di samping itu, ia juga ingin mengevaluasi kinerja Perumdam Tirta Daroy selama ini.

"Dua bulan lalu saya pernah datang ke mari dan sudah menyampaikan beberapa instruksi mengenai perbaikan pelayanan kepada jajaran direksi.

Hari ini saya ingin melihat sejauh mana progresnya," ujar Bakri.

Hasil peninjauannya kemarin, Pj Wali Kota mengungkapkan bahwa kapasitas produksi air di WTP Lambaro sudah memadai.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Layanan PDAM Tidak Stabil 24 Jam, Begini Tips dari Direktur PDAM Tirta Daroy

Baca juga: Cakupan Layanan PDAM Tirta Daroy Banda Aceh Sudah Capai 90 Persen, di Atas Rata-rata Nasional

"Dari kapasitas maksimal 800, saat ini produksinya mencapai 700 liter per detik, bahkan meningkat 100 meter liter per detik dibanding rata-rata 600 liter per detik," ujar Bakri.

Seyogyanya, debit air yang bertambah berbanding lurus dengan pelayanan kepada masyarakat, sehingga keluhan bisa berkurang.

"Terkait problem suplai air seperti di Lambaro Skep, pihak Perumdam Tirta Daroy sedang memperbaiki jaringan perpipaaan bocor dan tumpang tindih yang mempengaruhi kecilnya tekanan air.

" Ia menginstruksikan Perumdam Tirta Daroy untuk menuntaskan masalah tersebut dalam waktu yang tak terlalu lama.

"Dalam tiga atau empat bulan pasca saya menjabat (September atau Oktober 2022), Perumdam Tirta Daroy harus mampu melayani pelanggan lebih baik, walau belum bisa memuaskan semua," ujarnya seraya meminta call center pengaduan dioptimalkan.

Terkait dengan debit air baku yang masih fluktuatif (bergantung pada bendungan karet plus air pasang), Bakri mengatakan akan mengupayakan tambahan reservoir.

"Ke depan kita akan upayakan lahan kosong untuk reservoir penampungan air baku.

Jadi stok/debit air baku kita selalu tersedia, seperti yang telah diterapkan di Surabaya," katanya. (aji)

Baca juga: PDAM Tirta Daroy Berubah Nama Jadi Perumda Air Minum Tirta Daroy

Baca juga: Tim Akademi Teknik Tirta Wiyata Berhasil Temukan 5.005 Titik Kebocoran Air PDAM Tirta Daroy

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved