Breaking News:

Berita Pidie

Pria di Pidie Lecehkan dan Rudapaksa Anak Tirinya Berulang Kali, Pelaku Tampar Korban Ketika Menolak

Seorang pelajar SMA di Kabupaten Pidie menjadi korban kebejatan ayah tirinya, Agusni (41), sejak Agustus 2021 atau korban masih duduk di bangku SMP.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
TRIBUN JATENG dan SHUTTERSTOK via TRIBUN JABAR
Ilustrasi - Pria di Pidie Lecehkan dan Rudapaksa Anak Tirinya Berulang Kali, Pelaku Tampar Korban Ketika Menolak 

Petani di Pidie Tega Rudapaksa Anak Tirinya Berulang Kali, Pelaku Tampar Korban Ketika Menolak

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Peristiwa ayah tiri yang me rudapaksa anaknya kembali terjadi di Aceh.

Seorang pelajar SMA di Kabupaten Pidie menjadi korban kebejatan ayah tirinya, Agusni (41), sejak Agustus 2021 atau korban masih duduk di bangku SMP.

Aksi itu dilakukan pelaku berulang kali saat korban sedang tidur.

Bahkan ketika korban menolak, pelaku menampar dan mengancam akan terjadi hal yang buruk pada ibunya jika melapor.

Baca juga: Dalam Sehari Tukang Parkir di Banda Aceh Perkosa Anak Pengemis, Lalu Sorenya Anak Pedagang Asongan

Hal tersebut diketahui berdasarkan Direktori Putusan Mahkamah Syar’iah Sigli Nomor 11/JN/2022/MS.Sgi yang dibacakan Hakim Ketua, Dra Sumarni pada 12 September 2022.

Persitiwa bejat ini pertama kali terjadi pada Agustus 2018 sekira pukul 02.30 WIB dinihari di rumah mereka di Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.

Pada saa itu korban, Bunga (16) bersama ibunya serta terdakwa dan dua orang adik korban tidur di dalam satu kamar. Karena rumah mereka hanya memiliki satu kamar tidur.

Terdakwa tiba-tiba berpindah tidur disamping korban lalu mulai aksi bejatnya dengan memainkan tangannya di area vital korban.

Korban yang menyadari kemudian menepis tangan Terdakwa. Namun terdakwa malah memukul tangan korban.

Lalu korban berteriak sehingga membuat sang ibu terbangun dari tidurnya.

“Habis ngapain kau“ kata ibu korban yang merupakan istri terdakwa.

Baca juga: Pemuda Ini Berulang Kali Rudapaksa Gadis 17 Tahun di Subulussalam, Pelaku Dihukum 200 Bulan Penjara

Terdakwa Agusni yang saat itu mendengar teriakan korban, langsung berpura-pura untuk menghidupkan obat nyamuk.

“Tidak ada hanya mau menghidupkan obat nyamuk” kata Terdakwa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved