Breaking News:

Berita Abdya

Warga Lhueng Baro Manggeng Harap Pemkab Serius Tangani Banjir di Paya Laot, Ini Dugaan Penyebab

Oleh karena itu, melalui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Abdya, Julinardi, warga setempat berharap agar persoalan banjir luapan di

Penulis: Taufik Zass | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Areal persawahan Paya Laot, Desa Lhueng Baro, Kecamatan Manggeng, Abdya, kembali direndam banjir luapan, setelah ditanam ulang. Foto direkam beberapa waktu lalu 

Oleh karena itu, melalui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Abdya, Julinardi, warga setempat berharap agar persoalan banjir luapan di daerah tersebut bisa ditangani serius. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Setiap musim tanam hingga memasuki musim panen, para petani di kawasan areal Paya Laot, Gampong Lhueng Baro, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya) selalu diresahkan oleh banjir luapan.

Oleh karena itu, melalui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Abdya, Julinardi, warga setempat berharap agar persoalan banjir luapan di daerah tersebut bisa ditangani serius. 

"Persoalan banjir di Paya Laot itu merupakan persoalan yang sudah berlarut-larut dan selalu saja terjadi di kawasan itu," kata Julinardi kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Diungkapkannya, salah satu penyebabnya banjir luapan di daerah itu akibat dangkalnya saluran pembuang di sepanjang jalan Nasional Blangpidie - Tapaktuan di kawasan tersebut.

"Saluran itu dangkal disebabkan kian tebalnya sendimen," ungkapnya. 

Menurut Julinardi, untuk mengatasi masalah banjir yang sudah menjadi langganan di areal persawahan Paya Laot hanya dengan cara pengerukan sendimen pada saluran yang sudah dangkal tersebut. 

"Di samping itu, saluran juga harus dibeton. Kalau dibiarkan seperti itu terus menerus, tanpa normalisasi dan beton, banjir luapan di sawah Paya Laot tak akan pernah tuntas," pungkasya. (*)

Baca juga: Paya Laot Desa Tercepat Cairkan Dana Desa dan Salurkan BLT

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved