Breaking News:

Kesehatan

Diabetes yang Diderita Anak-anak dan Orang Dewasa, Apa Bedanya? Kenali Gejalanya

Selama ini banyak orang beranggapan, penyakit diabetes mellitus atau kencing manis hanya diderita orang berusia di atas 40 tahun.

Editor: Nur Nihayati
TribunCirebon.com
Ilustrasi luka diabetes 

Selama ini banyak orang beranggapan, penyakit diabetes mellitus atau kencing manis hanya diderita orang berusia di atas 40 tahun.

SERAMBINEWS.COM - Penyakit diabetes menjadi salah satu kasus kesehatan mengkhawatirkan.

Bisa menyerang orang dewasa bahkan juga anak-anak.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah atau glukosa.

Sementara glukosa adalah sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Selama ini banyak orang beranggapan, penyakit diabetes mellitus atau kencing manis hanya diderita orang berusia di atas 40 tahun.

Lantas, apakah benar penyakit diabetes mellitus hanya diderita orang tua?

Prof. dr. Jose Rizal Latief Batubara, PhD, Sp.A(K) dari Divisi Endokrinologi Anak FKUI-RSCM menyebut, kadar gula tinggi bisa terjadi pada anak-anak sampai orang tua.

"Kejadian diabetes pada anak jumlahnya terus meningkat. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia," jelas Jose, melansir laman resmi Kementerian Kesehatan.

Menurut data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada 2018, angka kejadian diabetes mellitus pada anak usia nol sampai 18 tahun meningkat 700 persen dalam kurun waktu 10 tahun.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved