Breaking News:

Berita Banda Aceh

Produksi Air Bersih Terganggu Akibat Kemarau Panjang, Dirut: Bendungan Karet Rusak

Dampak musim kemarau yang terjadi sejak Juli, jumlah produksi air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Daroy Banda Aceh

Editor: bakri
For Serambinews.com
Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq meninjau unit Water Treatment Plant (WTP) Perumdam Tirta Daroy di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Rabu (13/7/2022). 

BANDA ACEH - Dampak musim kemarau yang terjadi sejak Juli, jumlah produksi air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Daroy Banda Aceh mulai terganggu.

Kini produksi air bersih Tirta Daroy penurunan hingga 200 liter per detik.

Direktur Utama (Dirut) Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh, T Novizal Aiyub mengatakan, jika hari biasa sebelum musim kemarau, produksi air bersih mencapai 800 liter per detik.

Namun kini Tirta Daroy hanya mampu memproduksi air bersih 500-600 liter per detik.

Selain disebabkan debit air baku yang ada di Krueng Aceh menyusut karena musim kemarau.

Hal itu diperparah dengan kondisi bendung karet yang sudah rusak sejak tiga tahun lalu.

"Ini sudah berlangsung sejak Juli.

Muka air baku juga sudah menyusut.

Akibatnya, operasional kita sedikit mengalami penurunan," kata pria yang akrab disapa Ampon Yub itu kepada Serambi, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Perumdam Tirta Daroy Kota Banda Aceh Tangani Pipa Rusak di Lambaro Skep

Baca juga: Bakri Siddiq Minta Manajemen Perumdam Tirta Daroy Respons Keluhan Pelanggan

Berkurangnya produksi air bersih tersebut, tambah Ampon Yub, berdampak pada distribusi ke puluhan ribu pelanggan.

Dimana menjelang pagi, debit air yang disalurkan sedikit menurun.

Namun, pada sore hingga malam distribusi kembali normal, karena pada waktu itu terjadi pasang laut, sehingga air yang turun dari hulu sedikit tertahan.

"Tapi masyarakat kan banyak membutuhkan air pada siang hari.

Dan itu jam puncaknya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved