Breaking News:

Perampok Uang Dayah MUDI Ditangkap

Tersangka Perampok Uang MUDI Samalanga Mengaku Beraksi Sejak 2020,Bolak-balik ke Aceh Untuk Merampok

“Mereka mengakui melakukan aksi sejak lama dan berselang bulan, namun barang bukti atau hasil rampokan mereka sudah habis dipergunakan,”

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ YUSMANDIN IDRIS
Empat tersangka pelaku perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga sedang di Mapolres Bireuen. Kapolres Bireuen memperlihatkan barang bukti rampokan pelaku. 

“Mereka mengakui melakukan aksi sejak lama dan berselang bulan, namun barang bukti atau hasil rampokan mereka  sudah habis dipergunakan,” ujar Kasat Reskrim.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Empat tersangka pelaku perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen yang terjadi pada Rabu (22/06/022) dan berhasil ditangkap di kawasan Batubara, Medan, Sumatera Utara, Selasa (13/09/2022) mengakui telah beraksi sejak
lalu 2020 lalu di Bireuen.

Hasil penyelidikan sementara kata  Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK didampingi anggota Satreskrim lainnya kepada Serambinews.com, Sabtu (17/09/2022),  pelaku mengakui telah beraksi sejak awal tahun 2020 lalu di sejumlah lokasi di Bireuen dan menggasak uang ratusan juta dari sejumlah korban.  

“Mereka mengakui dan benar telah melakukan aksi di Bireuen sejak lama,” ujar Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH.

Para korban kata Kapolres Bireuen, setelah kejadian perampokan langsung  membuat laporan resmi ke Polres Bireuen. 

Adapun laporan yang masuk ke Polres Bireuen antara lain,  laporan perampokan
atau aksi pencurian dengan tindak kekerasan  terjadi pada Selasa (28/07/2020) lalu, di kawasan Desa Meunasah Capa, Kota Juang Bireuen, dimana korban mengalami kerugian Rp 50 juta.

Kemudian, aksi kriminal yang juga berupa perampokan terjadi lagi pada Rabu (16/09/2020), di kawasan Desa Bireuen Meunasah Blang, Kota Juang, Bireuen, korban mengalami kerugian Rp 70 juta. 

Berikutnya, perampokan terjadi di parkiran halaman Bank Aceh Cabang Bireuen kawasan Desa Pulo Ara, Kota Juang, Bireuen pada Rabu (03/02/2022) korban mengalami
kerugian Rp 50 juta.

Baca juga: Bos Perampok Uang Dayah MUDI Tertunduk, Ditangkap di Sumut saat Akan Kembali ke Palembang

Aksi lainnya yang diduga pelakunya kelompok yang sudah ditangkap terjadi pada Kamis (29/04/2021) lalu di kawasan  Jalan Banda Aceh – Medan, wilayah  Desa Paya Meuneng, Peusangan, Bireuen, dimana  korban mengalami kerugian Rp 48 juta lebih. 

Kejadian lainnya adalah pada Senin 918/10/2021) lalu, perampokan terjadi di Meunasah Reuleut, Kota Juang, korban mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta.

Seterusnya, kasus perampokan uang operasional Dayah MUDI Samalanga terjadi
pada Rabu (22/09/2022), dalam aksinya kelompok tersebut melakukan perampokan di  depan Meunasah Kulah Batee Desa Bandar Bireuen, Kota Juang Bireuen, kerugian yang dialami korban Rp 320.000.000.

Terakhir, aksi perampokan berdasarkan laporan dari Bener Meriah dan juga disampaikan ke Polres Bireuen terjadi pada Senin  (12/09/2022) di Samarkilang Pondok Baru, Kampung Purwosari, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, dengan kerugian yang dialami korban Rp 700 juta.

Para tersangka mengakui, aksi perampokan sebelumnya di Bireuen melibatkan mereka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved